INDUSTRY.co.id - Jakarta – Okamoto, merek kondom asal Jepang yang telah dipercaya oleh banyak pasangan dewasa, menghadirkan program bertajuk Spill the (Safe) Tea.
Kegiatan intimate gathering ini dirancang untuk mendorong pasangan berani membangun komunikasi yang lebih jujur, aman, dan terbuka mengenai hubungan intim yang sehat dan bertanggung jawab.
Inisiatif ini hadir sejalan dengan temuan dari The Gottman Institute yang mengungkap bahwa sekitar 73 persen pasangan tidak pernah mendiskusikan kebutuhan seksual, fantasi, maupun batasan mereka secara mendalam.
Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun komunikasi menjadi fondasi penting dalam hubungan, topik seputar keintiman masih menjadi hal yang sulit dibicarakan oleh banyak pasangan.
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan Berkualitas
Senior Chief Marketer Okamoto Industries (HK) Ltd., Holly Kwan, mengatakan bahwa Spill the (Safe) Tea merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menciptakan ruang diskusi yang lebih terbuka terkait hubungan dan kesehatan seksual.
"Melalui Spill the (Safe) Tea, kami ingin mengajak pasangan berani membicarakan hal-hal yang sering dianggap canggung, mulai dari kebutuhan emosional, kenyamanan, hingga batasan dalam hubungan. Karena pada akhirnya, hubungan yang berkualitas lahir dari rasa saling memahami, bukan sekadar asumsi," ujar Holly Kwan.
Program ini merupakan kelanjutan dari semangat Playspace, ruang interaktif yang sebelumnya dihadirkan Okamoto untuk membuka percakapan mengenai kesehatan seksual dan hubungan. Kali ini, Spill the (Safe) Tea hadir dengan konsep yang lebih personal dan intim melalui kolaborasi bersama komunitas DearMoms dan IVG.
Sebanyak 15 pasangan dewasa dilibatkan dalam kegiatan yang dirancang untuk membantu mereka memahami pentingnya kenyamanan, keterbukaan, serta kesadaran terhadap kebutuhan dan preferensi pasangan masing-masing.
Mengusung konsep afternoon tea, acara dibuka dengan sesi refleksi ringan yang mengajak peserta melihat kembali dinamika hubungan mereka. Suasana hangat dan santai menjadi sarana untuk memulai percakapan yang sering kali sulit dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta kemudian mengikuti berbagai aktivitas interaktif, mulai dari permainan pasangan hingga sesi diskusi bersama sex educator. Dalam kegiatan tersebut, pasangan diajak saling berbagi pengalaman, memahami perspektif pasangan, hingga mengeksplorasi kebutuhan dan kenyamanan masing-masing.
Tak hanya itu, sesi ini juga menjadi ruang edukasi untuk membahas berbagai mitos yang masih berkembang mengenai penggunaan kondom dan kesehatan seksual. Seluruh diskusi berlangsung dalam suasana yang aman, nyaman, dan bebas penilaian sehingga peserta dapat berbicara dengan lebih terbuka.

Psikolog sekaligus Sex Educator, Febrizky Yahya, menjelaskan bahwa sebenarnya banyak pasangan memiliki keinginan untuk membicarakan isu-isu penting dalam hubungan, termasuk soal keintiman dan kebutuhan emosional. Namun, rasa canggung dan kekhawatiran sering menjadi penghalang.
"Sering kali tantangan terbesar dalam hubungan bukanlah perbedaan pendapat, melainkan ketidakberanian untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya dirasakan dan dibutuhkan. Alih-alih bertanya langsung, banyak pasangan memilih berasumsi. Akibatnya, muncul kesalahpahaman yang dapat mengganggu kualitas hubungan," jelas Febrizky.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka dapat membantu pasangan membangun rasa aman, baik secara fisik maupun emosional. Selain itu, keterbukaan juga menjadi fondasi penting untuk menciptakan kedekatan yang lebih kuat dan hubungan yang lebih sehat.
"Spill the (Safe) Tea dapat menjadi ruang yang membantu pasangan membangun keberanian dan kenyamanan untuk membicarakan hal-hal yang selama ini mungkin sulit diungkapkan dalam hubungan mereka, sehingga pasangan dapat mengenal dan menghargai kebutuhan satu sama lain dengan lebih baik," tambahnya.
Melalui program ini, Okamoto menegaskan bahwa hubungan yang berkualitas tidak hanya bergantung pada pemilihan alat proteksi yang tepat, tetapi juga pada kemampuan pasangan dalam membangun komunikasi yang sehat, rasa saling memahami, dan kepercayaan.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui inovasi produk yang mengutamakan kenyamanan dan perlindungan, salah satunya melalui produk 0.03 Real Fit. Produk dari seri 0.03 ini dirancang dengan desain yang sangat tipis dan lebih fit tanpa tip (reservoir tip), sehingga memberikan sensasi yang lebih natural sekaligus tetap menghadirkan rasa aman bagi pengguna.
Holly Kwan menegaskan bahwa perlindungan dalam hubungan tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga mencakup rasa nyaman dan aman yang dirasakan kedua pasangan.
"Kami berharap Spill the (Safe) Tea dapat menginspirasi lebih banyak pasangan dewasa untuk berani memulai percakapan yang bermakna. Karena sering kali, langkah kecil untuk berbicara secara jujur dapat menjadi awal dari hubungan yang lebih kuat dan penuh kepercayaan," tutup Holly Kwan.