INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan ucapan Hari Raya Nyepi melalui unggahan di akun Instagram resminya, @widi.wardhana.
Dalam pesannya, ia menekankan makna mendalam Nyepi bagi umat Hindu sebagai momentum untuk membersihkan diri, baik lahir maupun batin.
Nyepi dijalani melalui Catur Brata Penyepian, yaitu amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).
Lebih dari sekadar tradisi, Nyepi menjadi waktu untuk introspeksi dalam keheningan, menyucikan jiwa, serta merenungkan perjalanan hidup.
Tahun ini, perayaan Nyepi beriringan dengan bulan Ramadan, menghadirkan pesan toleransi yang kuat. Saat umat Hindu menjalani keheningan Nyepi, umat Muslim juga melaksanakan ibadah puasa sebagai bentuk pengendalian diri.
Kedekatan momen Nyepi dengan Lebaran semakin menunjukkan wajah Indonesia yang menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika.
Menurut Menpar, harmoni ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, yang ingin merasakan pengalaman keberagaman dalam perjalanan mereka. Nyepi 2026 pun dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat kedamaian lintas iman.
“Atas nama Kementerian Pariwisata, saya mengucapkan Rahajeng Rahina Nyepi. Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948,” ujar Widiyanti.
Menpar juga menambahkan, "Mari kita manfaatkan momen Catur Brata Penyepian ini untuk merenung sejenak, menyucikan jiwa, dan menemukan kedamaian dalam keheningan. Semoga kebahagiaan dan kesejahteraan selalu menyertai kita semua.”