INDUSTRY.co.id - Jakarta — Platform streaming asal Asia, iQIYI International, mencatat pertumbuhan signifikan di Indonesia dengan lonjakan pelanggan berbayar hingga lima kali lipat.
Pencapaian ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar dengan pertumbuhan tercepat bagi layanan Over-The-Top (OTT) tersebut di kawasan Asia Tenggara.
Sejak meluncurkan kembali layanannya, iQIYI juga berhasil menggandakan jumlah pengguna aktif bulanan (Monthly Active Users/MAU). Berdasarkan laporan Media Partners Asia, iQIYI kini menempati posisi sebagai platform OTT terbesar keempat di Indonesia dari sisi MAU.
Lonjakan pengguna iQIYI tak lepas dari meningkatnya minat penonton Indonesia terhadap konten hiburan Asia, khususnya drama asal Tiongkok atau C-Drama. Konten ini dinilai berhasil menjaga stabilitas jumlah penonton sekaligus meningkatkan loyalitas pengguna.
Menurut Media Partners Asia, konten Tiongkok kini berada di peringkat keempat dalam hal jangkauan dan engagement di Asia Tenggara, sekaligus menjadi salah satu kategori dengan pertumbuhan tercepat. Formatnya pun beragam, mulai dari drama panjang hingga microdrama berdurasi pendek yang semakin populer.
Popularitas ini juga diperkuat dengan kehadiran bintang-bintang ternama seperti Chen Zheyuan dan Esther Yu yang menyapa langsung penggemar di Jakarta melalui acara fan meeting. Keduanya dikenal lewat drama populer Speed and Love dan Fated Hearts.
Acara yang merupakan bagian dari iQIYI Starship Project ini sukses meningkatkan antusiasme komunitas penggemar sekaligus mempererat hubungan antara penonton, konten, dan para aktor. Ke depan, iQIYI berencana menghadirkan lebih banyak bintang C-Drama ke Indonesia.
Tak hanya mengandalkan konten impor, iQIYI juga memperkuat komitmennya di pasar Indonesia melalui pengembangan konten lokal. Strategi ini dilakukan untuk menjawab tingginya minat penonton terhadap produksi dalam negeri.
Berdasarkan data Media Partners Asia, konten orisinal Indonesia kini bersaing ketat dengan drama Korea dalam kategori Video on Demand (VOD) premium, masing-masing menguasai sekitar 30% pangsa penonton.
Untuk memperluas jangkauan distribusi, iQIYI menjalin kerja sama dengan Telkomsel dan Vision+. Kolaborasi ini memudahkan akses layanan sekaligus membuka peluang menjangkau lebih banyak pengguna di berbagai wilayah Indonesia.
Di sisi produksi, iQIYI tengah menyiapkan sejumlah judul orisinal Indonesia, salah satunya Bercinta Dengan Maut yang dijadwalkan tayang pada pertengahan 2026.
Pertumbuhan iQIYI sejalan dengan pesatnya perkembangan industri streaming di Indonesia. Laporan Media Partners Asia mencatat bahwa jumlah pelanggan streaming berbayar di Indonesia meningkat 23% sepanjang 2025.
Secara regional, total pelanggan streaming berbayar di lima negara Asia Tenggara—Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Singapura—telah melampaui 61 juta pengguna.
Senior Managing Director Southeast Asia iQIYI, Dinesh Ratnam, menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai pasar utama.
“Indonesia merupakan pasar streaming yang sangat besar dengan pertumbuhan luar biasa. Kami melihat peningkatan minat berlangganan, komunitas penggemar yang aktif, serta ketertarikan tinggi terhadap konten Tiongkok dan lokal,” ujarnya.
Ke depan, iQIYI akan terus memperkuat posisinya di Indonesia dengan menggabungkan konten premium Asia, investasi pada produksi lokal, serta pengalaman yang lebih berfokus pada penggemar.