INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menghadiri konferensi pers sekaligus peresmian MS Glow For Men Malang Half Marathon 2026 di The St. Regis Jakarta. Kehadiran Menteri Ekraf menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kolaborasi lintas sektor yang memadukan olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Menurut Menteri Ekraf, event olahraga berskala nasional seperti Malang Half Marathon memiliki dampak besar terhadap penguatan ekosistem ekonomi kreatif di daerah.
“Event seperti ini memiliki multiplier effect yang besar bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya di Kota Malang dan Malang Raya. Kehadiran ribuan pelari dan wisatawan membuka peluang bagi berbagai subsektor ekonomi kreatif mulai dari kuliner, fesyen, musik, hingga konten digital untuk berkembang sekaligus memperluas pasar,” ujar Teuku Riefky Harsya, Senin (9/3).
Kehadiran Menteri Ekraf juga merupakan tindak lanjut dari audiensi MS Glow For Men dengan Kementerian Ekraf pada 6 Maret 2026 yang membahas rencana penyelenggaraan Malang Half Marathon sebagai platform sport tourism sekaligus penggerak ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth yang dimulai dari daerah.
Ia juga menilai Malang memiliki potensi besar sebagai kota kreatif yang mampu mengintegrasikan olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Kota ini bahkan telah menjadi bagian dari UNESCO Creative Cities Network.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir menilai tren event lari di Indonesia menunjukkan potensi besar bagi pengembangan sport tourism dan industri olahraga nasional.
“Sport tourism memiliki potensi ekonomi yang sangat besar secara global. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan sektor privat menjadi penting agar ekosistem olahraga dan pariwisata di Indonesia dapat terus berkembang,” ujarnya.
Founder MS Glow For Men sekaligus penyelenggara acara, Gilang Widhia Pramana mengatakan Malang Half Marathon lahir dari semangat Running for Passion yang tidak hanya mempromosikan olahraga lari, tetapi juga mendorong gaya hidup sehat dan pertumbuhan ekonomi kreatif.
“Olahraga lari saat ini sudah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia. Melalui Malang Half Marathon, kami ingin menghadirkan platform besar yang tidak hanya tentang lomba lari, tetapi juga membawa pesan lebih luas tentang gaya hidup sehat, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan target lebih dari 7.000 peserta dari berbagai kota di Indonesia, event ini diperkirakan mampu menghasilkan perputaran ekonomi sekitar Rp20 miliar.
“Event ini juga menjadi panggung bagi UMKM, brand lokal, serta para kreator di Indonesia untuk tumbuh dan dikenal lebih luas. Kami percaya olahraga, kreativitas, dan ekonomi dapat berjalan beriringan untuk menciptakan dampak yang lebih besar,” tambahnya.
Malang Half Marathon 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026 di Kota Malang dengan kategori lomba 21K, 10K, dan 5K. Event ini menargetkan sekitar 7.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta diharapkan menjadi ajang olahraga sekaligus panggung promosi pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.