INDUSTRY.co.id - Jakarta - Merek perawatan pria Kahf, meluncurkan gerakan Ramadan tahun 2026 bertajuk "Bener Bareng" yang berupaya memfasilitasi perjalanan pria Indonesia dalam mencapai konsistensi perbaikan diri, tidak hanya selama bulan suci tetapi juga setelahnya.
Gerakan ini secara resmi diperkenalkan melalui Kahf Ramadan Gathering 2026: Bener Bareng, yang dirancang sebagai wadah bagi para pria untuk berefleksi, melepaskan ego, dan memulai kembali perjalanan Ramadan dalam kebersamaan.
"Menjadi baik di luar harus sejalan dengan menjadi benar di dalam, dan itu tidak bisa sendiri. Itulah kenapa kami menyebutnya: Bener Bareng. Ramadhan adalah pit stop untuk meluruskan niat dan menguatkan tekad demi membangun generasi laki-laki yang sadar perannya." kata di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Senada dengan pandangan tersebut, Billy Dharmawan, Brand Representative Kahf, menambahkan bahwa inisiatif ini muncul dari pengamatan yang sederhana namun mendalam. "Banyak pria ingin memperbaiki diri, tetapi sering merasa canggung atau tidak percaya diri untuk memulai. Ketika dilakukan bersama, proses itu terasa lebih ringan. Bener Bareng adalah tentang brotherhood dan saling menguatkan," ujarnya.
Gerakan "Bener Bareng" ini sangat relevan dengan budaya generasi muda saat ini, di mana komunitas berperan sebagai ruang penting untuk pertumbuhan dan pengembangan diri. Dari berbagai komunitas, mulai dari olahraga, gamer, otomotif, hingga kreator, Generasi Z terbiasa berinteraksi dan bergerak dalam semangat kebersamaan. Ramadan ini menjadi momentum yang tepat untuk mengarahkan semangat kolektif tersebut menuju tujuan yang lebih berarti.
Sebagai bagian dari gerakan ini, Kahf telah menyiapkan serangkaian inisiatif global dan lintas platform sepanjang Ramadan. Salah satu sorotan utama adalah Kahf Global Iftar, yang akan diselenggarakan di lima negara dengan total 2.000 peserta, termasuk kolaborasi dengan Ramadan Tent Project di Inggris. Di Indonesia, inisiatif ini juga diperluas ke 26 kota berbeda, menciptakan ruang pertemuan bagi komunitas pria untuk saling berbagi, belajar, dan menguatkan diri selama Ramadan.
Dari sisi spiritual, Kahf menggandeng Yayasan AMM, yang dikenal sebagai penyusun dan penerbit metode belajar Iqro, untuk menghadirkan Iqro Redesign. Proyek ini membangkitkan semangat untuk kembali mempelajari Al-Qur’an dari dasar. Semangat ini juga diwujudkan melalui program Benerin Bacaan Quran Bareng Ngajilah.id, yang diikuti oleh 255 peserta, fokus pada perbaikan bacaan Al-Fatihah dan tiga surat pendek yang sering dibaca dalam shalat.
Di ranah digital dan kreatif, Kahf meluncurkan Kahf Creator Collab Series, melibatkan empat content creator ternama—@hij.lens, @luthfihinelo, @mesh.virwani, dan @gemaaw—untuk menerjemahkan makna "Bener Bareng" melalui narasi unik mereka masing-masing.
Sebuah sesi live podcast berjudul "Building Impact Through Community" yang menghadirkan Raditya Dika dan band Perunggu turut memperkuat pesan bahwa pencapaian besar jarang dibangun sendirian. "Kalau jalan sendiri mungkin cepat, tapi kalau bareng-bareng bisa lebih jauh. Saya melihat Bener Bareng ini sebagai ajakan positif untuk saling dorong jadi lebih baik." ujar Raditya Dika.
Setelah Jakarta, Kahf akan melanjutkan gerakan "Bener Bareng" melalui Global Open Iftar di berbagai kota di dunia, seperti Mekah, Madinah, London, New York, dan Chiba, menunjukkan komitmen Kahf dalam menghubungkan pria Muslim modern lintas komunitas dan negara. Gerakan ini juga dimeriahkan dengan tantangan digital sepanjang Ramadan, memotivasi pria Indonesia untuk menjaga konsistensi dalam berbuat kebaikan selama 30 hari penuh.
Untuk melengkapi kampanye Ramadan tahun ini, Kahf juga berkolaborasi dengan ilustrator Sarkodit untuk menghadirkan Ramadan Hampers eksklusif. Paket hampers ini akan tersedia mulai 25 Februari melalui berbagai platform e-commerce dan dilengkapi dengan produk Kahf yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perawatan kulit pria, menjadikannya pilihan hadiah yang relevan dan bermakna di bulan suci ini. Dengan inisiatif "Bener Bareng", Kahf mengajak pria Indonesia untuk tidak lagi berjalan sendiri, karena menjadi lebih baik akan terasa jauh lebih ringan dan bermakna jika dilakukan bersama.