INDUSTRY.co.id, Jakarta-Diplomasi halal BPJPH sukses besar! Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan beri apresiasi tinggi pada USDA (Departemen Pertanian AS) yang komitmen penuh patuhi regulasi sertifikasi halal Indonesia.
"Kami baru baca beritanya, apresiasi untuk USDA atas komitmennya mematuhi standar halal kita," ujar Babe Haikal di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Hasil dialog panjang—dari kunjungan timbal balik hingga 6 rapat alot—bikin AS yang regulasinya super ketat jadi kooperatif total.
"Mereka terbuka, santun, dan hormati aturan kita," cerita Babe Haikal. Ini sejalan arahan Presiden Prabowo soal hubungan internasional adil, bukti sistem Jaminan Produk Halal Indonesia universal dan siap kuasai pasar global jelang wajib halal Oktober 2026.
Dengan begitu, meskipun dikenal memiliki sistem regulasi yang ketat, Amerika Serikat menunjukkan sikap yang sangat kooperatif dalam memahami dan memenuhi ketentuan Jaminan Produk Halal di Indonesia.
“Dalam waktu dekat kami juga akan berkunjung ke perwakilan USDA di Indonesia. Mudah-mudahan hubungan yang harmonis ini terus terjaga, dan halal dapat diterima di semua negara di dunia,” lanjutnya.
Babe Haikal juga menegaskan bahwa sikap Pemerintah Amerika tersebut membuktikan bahwa sistem Jaminan Produk Halal Indonesia dapat diterima secara universal dan tidak bertentangan dengan praktik perdagangan internasional.
"Ini mencerminkan bahwa sistem jaminan produk halal Indonesia, yang merupakan wujud tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat kita, diakui dan dipatuhi oleh pelaku usaha global." lanjut Babe Haikal, sapaan akrabnya.
Ia juga menilai, komitmen USDA ini menjadi momentum penting dalam memperkokoh peran Indonesia sebagai rujukan standar halal dunia, simultan dengan akan dimulainya implementasi Wajib Halal Oktober 2026. Selain memberikan perlindungan optimal bagi konsumen, kebijakan wajib halal ini juga diharapkan memperkuat daya saing produk nasional serta memperluas akses pasar global bagi pelaku usaha Indonesia.