INDUSTRY.co.id, Jakarta - Banjir bandang masih mengamuk di Jakarta Selatan! Hingga Jumat (30/1/2026) pagi, air setinggi 1,5 meter menggenangi empat RW di Pejaten Timur.
Padahal hujan empat hari terakhir cuma kategori sedang. "Ini bukti banjir kiriman dari Bogor tersendat gara-gara drainase Jakarta bobrok," tegas Azas Tigor Nainggolan, advokat Jakarta dan Wakil Ketua FAKTA Indonesia, releasenya yang diterima redaksi, Senin (2/2/2026).
Menurut Azas, posisi banjir di Jakarta Selatan nunjukin masalah utama bukan hujan lokal, melainkan drainase yang amburadul.
"Kalau sistem drainase bagus, air dari Bogor sebesar apa pun bakal ngalir lancar ke laut Utara. Banjir Jakarta 2026 ini dominan karena drainase tersumbat dan rusak," tambahnya.
Gubernur Lama Cuek, Drainase Macet Puluhan Tahun!Azas menuding gubernur Jakarta sebelum Pramono Anung tak serius perbaiki drainase.
"Mereka janji normalisasi Sungai Ciliwung, tapi nol aksi. Masalahnya bukan cuma sungai menyempit, tapi drainase kota yang mampet sampah, longsor, dan rusak parah," keluhnya.Biasa-biasa aja salahkan banjir kiriman Bogor, rob laut, atau curah hujan tinggi. "Fakta: 50 jalan raya tengah kota kebanjiran karena drainase rusak akut! Sudah puluhan tahun dibiarkan, warga kena DBD gara-gara genangan," papar Azas, yang tinggal 21 tahun di Matraman, Jakarta Timur.
Contoh Ngeri di Matraman: Drainase Longsor, Nyamuk DBD Merajalela!Pengalaman pribadi Azas bikin merinding.
"Di pemukiman saya, drainase belum pernah diperbaiki Pemprov DKI. Dinding longsor, sampah numpuk, genangan bahkan di musim kemarau. Laporan puluhan kali? Nol respons! Jakarta kayak nggak peduli warganya," geramnya.
Pembangunan Mewah Rusak Semua, Iklim Berubah Diabaikan!Rusaknya drainase tambah parah gara-gara pembangunan masif tanpa aturan. "Perumahan elite dan bisnis baru nggak integrasikan drainase dengan sistem kota. Belum lagi perubahan iklim diabaikan," sindir Azas.
Solusi Banjir Jakarta 2026: Perbaiki Drainase Sekarang!"Jangan kaget lagi banjir Jakarta! Solusinya jelas: perbaiki semua drainase, tertibkan bangunan liar di pesisir dan pusat kota. Kalau serius, Jakarta bisa bebas banjir. Perbaiki tata kelola kota aja, sih!" ajak Azas Tigor Nainggolan.