INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih dalam kunjungan kerja ke Pondok Indah Mall, Jakarta.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Menteri UMKM Maman Abdurahman, Menteri Perdagangan Budi Santoso, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan BINA Indonesia Great Sale 2025, sekaligus meninjau kesiapan fasilitas pusat perbelanjaan dalam mendukung kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang kini berkembang menjadi konsep Work From Mall (WFM). Inisiatif ini memungkinkan masyarakat untuk tetap bekerja secara nyaman dan produktif dari pusat perbelanjaan.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa mal tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas ekonomi dan bekerja.

"Mal Bukan hanya tempat berbelanja tapi bisa dimanfaatkan juga untuk kegiatan ekonomi atau bekerja." Kata Airlangga.

Pemerintah mendorong sinergi antara kebijakan WFA/WFM dengan berbagai program belanja nasional guna menciptakan momentum pergerakan masyarakat, khususnya keluarga, yang sejalan dengan libur anak sekolah dan akhir tahun.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan dukungan penuh terhadap kebijakan WFM sebagai solusi strategis dalam mengombinasikan suasana libur Natal dan Tahun Baru dengan tetap menjaga produktivitas kerja secara profesional.

"Kami mendukung penuh kebijakan WFM. Langkah ini merupakan solusi strategis untuk mengombinasikan suasana libur Natal dan Tahun Baru dengan tetap menjaga produktivitas kerja secara profesional," ujarnya.

Program Belanja di Indonesia Saja (BINA) yang diinisiasi oleh Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) berlangsung di berbagai mal di seluruh Indonesia hingga 4 Januari 2026. Program ini menargetkan nilai transaksi sebesar Rp30 triliun.

Pemerintah optimis terhadap perputaran ekonomi nasional di penghujung tahun 2025. Menko Perekonomian memproyeksikan total nilai belanja masyarakat dapat mencapai Rp110 triliun hingga awal Januari 2026, memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan perdagangan nasional.