INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, melakukan peninjauan kesiapan destinasi wisata menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), salah satunya di kawasan Pantai Aloha, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta.

Advertisement

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata juga melakukan kunjungan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan sektor pariwisata selama musim liburan. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan destinasi wisata siap menerima wisatawan dengan aman, nyaman, dan berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pariwisata mengimbau pengelola destinasi wisata untuk memberikan pelayanan prima kepada wisatawan selama libur Nataru. Ia juga mengingatkan para wisatawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dengan memperhatikan informasi dan imbauan terkait kondisi cuaca dari sumber resmi seperti BMKG.

Advertisement

Wisatawan diharapkan dapat memilih destinasi dan aktivitas wisata yang aman serta menghindari kegiatan berisiko tinggi apabila terjadi cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau pengelola destinasi wisata untuk memberikan pelayanan yang prima selama liburan Nataru, serta mengajak wisatawan agar selalu waspada dengan memperhatikan informasi cuaca dari sumber resmi seperti BMKG dan memilih aktivitas wisata yang aman," ujar Menpar Widiyanti seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari akun Instagram resmi miliknya @widi.wardhana, Kamis (25/12/2025).

Advertisement

Saat berada di Pantai Aloha PIK 2, Menteri Pariwisata meninjau langsung berbagai fasilitas, mulai dari tenant kuliner, toko ritel, hingga area bermain anak. Ia mengapresiasi kebersihan kawasan serta tingginya kunjungan wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara dari Malaysia, Singapura, dan Tiongkok.

Pantai Aloha diketahui dikunjungi sekitar 27 juta orang setiap tahunnya. Fasilitas pendukung seperti toilet umum juga mendapat perhatian khusus. Terdapat tiga titik toilet di kawasan Aloha yang telah meraih penghargaan Juara 2 Toilet Terbersih dalam ajang Wonderful Indonesia Awards.

Advertisement

Selain itu, penerapan prinsip keberlanjutan di kawasan ini dinilai sangat baik. Setiap hari Jumat, pengelola bersama masyarakat melakukan Gerakan Wisata Bersih melalui kegiatan “Jumat Bersih”, dengan mengumpulkan dan memilah sampah, khususnya plastik, untuk kemudian didaur ulang menjadi furniture. Pengelolaan sampah organik juga dilakukan melalui komposting demi menjaga kelestarian lingkungan.

"Pantai Aloha menunjukkan pengelolaan destinasi yang sangat baik, mulai dari kebersihan, fasilitas, hingga komitmen terhadap keberlanjutan melalui gerakan wisata bersih dan daur ulang sampah.” terangnya.

Kementerian Pariwisata terus melakukan pengecekan langsung ke berbagai destinasi wisata di Indonesia. Peninjauan ini melibatkan Menteri, Wakil Menteri, para deputi, perwakilan enam politeknik pariwisata, serta badan otorita pariwisata untuk memastikan seluruh destinasi aman dan siap menyambut wisatawan selama libur Nataru.