INDUSTRY.co.id - Jakarta, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, beserta para Menteri Kabinet Merah Putih menghadiri peresmian Akad Massal 50.030 unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Tahun 2025. Acara ini dirangkaikan dengan serah terima kunci rumah secara simbolik dan digelar serentak di 33 provinsi di Indonesia.
Kegiatan puncak berlangsung di Perumahan Pondok Banten Indah, Jalan Raya Serang Km 5 Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, pada Sabtu, 20 Desember 2025. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung visi 3 juta rumah, guna memastikan setiap warga negara Indonesia memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Penandatanganan akad massal sebanyak 50.030 unit KPR FLPP ini menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah, menandai komitmen kuat negara dalam menjamin hak dasar rakyat atas tempat tinggal. Rumah tidak hanya dimaknai sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai ruang pulang tempat harapan dititipkan, perbedaan dirawat, dan kebersamaan dijaga.
Suasana acara semakin khidmat dan penuh makna saat hadirin diajak merenungkan arti “rumah” dalam bingkai kebangsaan. Nilai-nilai tersebut kemudian disampaikan melalui musik dan cerita dalam lagu “Di Bawah Tiang Bendera” yang dibawakan oleh Edo Kondologit, penyanyi asal Papua.
Menarik perhatian, Edo Kondologit tampil mengenakan busana safari khas Presiden Prabowo Subianto, model empat kantong dengan warna krem yang identik dengan gaya kepemimpinan nasional dan terinspirasi dari busana Presiden pertama RI, Soekarno. Penampilan ini seolah memperkuat pesan persatuan dan kebangsaan yang dibawa melalui lagu tersebut.
Lirik lagu yang menggugah, seperti:
Kita adalah saudara dari rahim Ibu Pertiwi..ditempa oleh gelombang, dibesarkan zaman di bawah tiang bendera…
hingga penggalan:
Pada tanah yang sama kita berdiri,
Pada air yang sama kita berjanji… Indonesia…
menciptakan suasana haru di tengah ribuan peserta yang hadir.
Presiden Prabowo Subianto tampak menikmati dan terkesan dengan penampilan tersebut. Usai bernyanyi, Edo Kondologit menghampiri Presiden dan menyampaikan rasa terima kasih secara langsung. Momen kehangatan berlanjut di luar rangkaian acara resmi, ketika Presiden Prabowo kembali memanggil Edo Kondologit di tengah kerumunan para pejabat yang hadir. Keduanya pun berpelukan erat, mencerminkan keakraban, persaudaraan, dan semangat persatuan dalam keberagaman.
Acara ini tidak hanya menjadi tonggak penting dalam sejarah pembiayaan perumahan nasional, tetapi juga menghadirkan pesan kuat bahwa Indonesia adalah rumah bersama tempat semua anak bangsa berdiri sejajar di bawah satu bendera.