INDUSTRY.co.id - Jakarta - Mengingat kekeliruan sekecil apa pun dapat berisiko menghambat verifikasi beasiswa, penting untuk memahami cara menerjemahkan ijazah untuk beasiswa yang benar. Simak tahap-tahapnya!

Advertisement

1. Cek Persyaratan dari Lembaga Beasiswa

Langkah awal penerjemahan ijazah beasiswa adalah mengecek terlebih dahulu ketentuan resmi dari lembaga tujuan. Banyak beasiswa mensyaratkan dokumen tersumpah, stempel khusus, bermaterai, atau file berwarna.

Advertisement

Untuk informasi pastinya, cek panduan di bagian “Required Documents” atau “Certified Translation” guna memastikan format yang diminta sesuai. Barulah hasil terjemahan memenuhi standar administrasi yang ditetapkan.

2. Siapkan Dokumen Asli dengan Kualitas Terbaik

Advertisement

Kemudian, siapkan dokumen asli dengan pemindaian 300 dpi. Tujuannya adalah supaya nomor ijazah, nilai, tanggal kelulusan, dan cap basah terbaca sempurna. Foto yang miring atau berbayang sebaiknya dihindari sebab bisa menurunkan akurasi hasil terjemahan.

3. Cocokkan Ejaan Nama dengan Paspor

Advertisement

Konsistensi ejaan nama juga krusial dalam terjemahan dokumen resmi untuk aplikasi beasiswa seperti ijazah. Karena itu, samakan penulisan nama di ijazah dengan paspor untuk menghindari penolakan administratif.

Tak jarang panitia beasiswa menandai dokumen tidak valid jika terdapat selisih huruf, tidak terkecuali untuk yang tampak sepele sekalipun.

4. Pilih Penerjemah Tersumpah yang Diakui

Supaya dokumen diterima, gunakan layanan penerjemah tersumpah yang benar-benar terdaftar, lengkap dengan stempel resmi dan nomor registrasi sah. Kampus luar negeri umumnya hanya menerima terjemahan bersertifikasi, bukan terjemahan buatan sendiri apalagi memakai mesin otomatis.

Layanan seperti Pro Penerjemah dapat menjadi rujukan karena sudah berpengalaman menangani kebutuhan akademik untuk aplikasi beasiswa.

5. Konsultasikan Format dan Kebutuhan Tambahan

Sebelum finalisasi translate ijazah untuk beasiswa asing, diskusikan terlebih dahulu apakah perlu legalisasi, versi PDF bertanda tangan digital, softcopy berstempel, atau terjemahan bilingual. Jika memungkinkan, sertakan contoh dokumen dari universitas tujuan agar format dan struktur terjemahannya konsisten.

6. Lakukan Pengecekan Akhir sebelum Dikirim

Periksa dokumen untuk terakhir kalinya sebelum Anda kirim, mulai dari ejaan nama, gelar, nama universitas, nomor ijazah, hingga format tanggal. Cek apakah semua komponen-komponen penting ijazah sesuai standar internasional.

Mengandalkan jasa penerjemah tersumpah ijazah dapat mengurangi kesalahan dan revisi. Hasilnya, Anda dapat mempercepat tahap aplikasi beasiswa ke universitas impian.

7. Simpan Versi Cetak dan Digital untuk Penggunaan Lain

Apabila terjemahan selesai, simpan versi cetak maupun digital dengan resolusi tinggi. Dokumen ini akan Anda butuhkan untuk berbagai aplikasi. Jadi, arsip lengkap dapat menghemat waktu dan mempercepat tahap aplikasi karena Anda tidak harus menerjemahkan ulang setiap kali butuh.

 

Jasa penerjemah tersumpah ijazah

Sebagai penutup, akurasi dokumen menjadi kunci sukses mendaftar beasiswa. Mengikuti cara menerjemahkan ijazah untuk beasiswa di atas dengan bantuan jasa penerjemah tersumpah dapat meminimalkan risiko kesalahan. Untuk itu, selalu pilih penyedia layanan terjemahan yang andal untuk mendongkrak peluang diterima.