INDUSTRY.co.id - Jakarta — Ajang Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2025 kembali menjadi sorotan dunia mode. Tahun ini, festival modest fashion terbesar di Indonesia tersebut tampil dengan berbagai gebrakan baru yang menegaskan komitmen terhadap sustainability, kolaborasi global, dan penguatan ekosistem modest fashion nasional agar berdaya saing di kancah internasional.

Salah satu inovasi utama tahun ini adalah pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) dan Seminar Internasional yang dirancang untuk memperkuat arah kebijakan dan inovasi di industri modest fashion. 

FGD bertema “Global Synergy for Sustainable Fashion” menghadirkan para pakar dan pelaku industri mode dunia, antara lain Ümit Temurçin (Fashion Journalist & Founder UT Projects & PR), Erica Marigliani (Creative Director & Fashion Professor), Sergio Puig (Founder Mediterránea Fashion Week Valencia), serta Akhil Raveendran (Founder & CEO Vie Fashion Week – Dubai).

Diskusi ini menjadi ruang strategis untuk membangun sinergi lintas negara dalam memperkuat praktik berkelanjutan (sustainable fashion) serta mendorong adopsi ekonomi hijau dalam industri mode.

IN2MOTIONFEST 2025 menghadirkan 1785 koleksi dari 214 desainer dan brand tanah air maupun mancanegara. Setiap koleksi menampilkan kekayaan wastra Nusantara dengan interpretasi modern dan ramah lingkungan, sejalan dengan tema Trend Forecasting 2026/2027 bertajuk “Recode”.

Sejumlah desainer yang tampil antara lain Antiq'Ikat (didukung KPw BI Provinsi NTT), Batik Nagori x Sakinah by Thiffa Qaisty (Riau), Batik Siger by Una x Sekura Art by Ariez (Lampung), Nikhol (Banten), Zahara Busana, hingga Primas G. Prihanta x Rupa Mahulu. Dari luar negeri, partisipasi datang dari desainer internasional seperti Ami Dhaka (Bangladesh) dan Laura Matilde Lampugnani (Italia).

Selain FGD, hari keempat IN2MOTIONFEST 2025 juga menghadirkan seminar bertema “Cultural Codes in Contemporary Threads: Reinventing Wastra for Global Modesty. Seminar ini menghadirkan tiga tokoh penting modest fashion Indonesia — Itang Yunasz, Ali Charisma, dan Wignyo Rahadi — yang membahas potensi wastra Nusantara sebagai daya tarik di pasar global.

IN2MOTIONFEST 2025 juga memperkenalkan dua program baru yang unik dan berdampak sosial:
Clearance Sale for Charity”, program amal yang mengajak desainer dan brand mendonasikan sebagian hasil penjualan produk untuk kegiatan kemanusiaan.
Jastiper Program”, inisiatif yang memfasilitasi reseller dan personal shopper (jastiper) agar lebih mudah bertransaksi dan memperluas jangkauan penjualan modest fashion Indonesia ke luar negeri.

Acara tahunan ini merupakan hasil kolaborasi Bank Indonesia (BI) bersama Indonesian Fashion Chamber (IFC), serta mendapat dukungan dari berbagai kementerian, di antaranya Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).