INDUSTRY.co.id - Cibitung – Dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal 1447 H, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Baiturrahman, Kartika Wanasari, Cibitung menggelar cara Maulid Nabi dengan penuh khidmat dan semarak pada Sabtu 13 September 2025.

Acara yang mengusung tema “Dari Cahaya Kelarihan Menuju Semangat Perjuangan” ini dihadiri oleh ratusan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, remaja masjid, hingga anak-anak santri TPQ. Kegiatan dimulai dengan lantunan shalawat Nabi yang dibawakan oleh group hadrah, dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

Turut hadir sebagai penceramah utama, Ustadz DR (HC) H. Daud Hendi Isma’il, S.Ag, M.Pd yang dalam tausiyahnya menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, khususnya dalam menjaga lisan, berbuat jujur, serta mempererat tali silaturahmi di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Maulid bukan sekadar perayaan, tapi momentum untuk memperbarui cinta kita kepada Rasulullah SAW. Jika kita benar-benar mencintai beliau, maka teladanilah akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ustadz Daud Hendi dalam ceramahnya.

Oleh karena itu, dia mengajak seluruh umat islam, khususnya jamaah Masjid Baiturrahman Kartika Wanasari, Cibitung untuk terus meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW, khususnya dalam hal kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial.

“Di tengah kondisi bangsa saat ini, kita sangat membutuhkan sosok teladan seperti Rasulullah SAW. Maulid ini bukan hanya untuk mengenang, tapi juga untuk mengamalkan,” ujarnya.

Untuk memeriahkan acara, Ustadz Daud Hendi sesekali membuat seluruh jamaah yang hadir tertawa dengan guyonan khasnya. Sebagai pendakwah, beliau paham benar saat dimana dia harus seirus dan dimana waktunya beliau harus sesekali mengumbar canda tawa.

Sesekali beliau juga melemparkan pertanyaan yang dikhususkan untuk jamaah ibu-ibu. Ada hadiah khusus dari panitia acara bagi ibu-ibu yang mampu menjawab pertanyaan dari beliau. 

Diakhir tausiah, beliau kembali berpesan agar peringatan Maulid bukan hanya seremonial, melainkan momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.

“Mari jadikan akhlak Nabi sebagai inspirasi dalam setiap aspek kehidupan, dari rumah tangga hingga pemerintahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Baiturrahman Kartika Wanasari, Cibitung, KH Musik Dewa mengatakan, peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk merenungkan kembali ajaran, akhlak, dan keteladanan beliau, serta bagaimana kita sebagai umatnya bisa meneladani beliau dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan semangat Maulid ini, marilah kita mempererat tali silaturahim, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan meneguhkan komitmen kita untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai uswatun hasanah, teladan utama dalam setiap aspek kehidupan: dalam beribadah, bermasyarakat, maupun dalam berbangsa dan bernegara,” katanya.

Ketua Panitia Maulid Nabi Masjid Baiturrahman Kartika Wanasari, Cibitung, H. Imam Zarkasih mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam terselenggaranya acara Maulid Nabi ini, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, Masjid Baiturrahman berharap dapat terus menjadi pusat dakwah dan pembinaan umat yang aktif, sejalan dengan semangat Rasulullah SAW dalam membina masyarakat yang berakhlak mulia,” tutupnya.