INDUSTRY.co.id - Tangerang Selatan – Oki Setiana Dewi resmi diangkat sebagai dosen tetap di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Kehadiran aktris sekaligus pendakwah ini disambut dengan penuh antusias oleh jajaran pimpinan kampus. 

Kakak Ria Ricis itu akan mengajar di program S3 Manajemen Pendidikan Islam, sebuah bidang yang sangat dekat dengan latar belakang akademik dan passion pribadinya.

“Hari ini agenda stadium general sekaligus penetapan saya sebagai dosen tetap di UMJ. Saya pribadi memang punya passion di dunia pendidikan sejak lama. Dengan menjadi dosen, saya bisa terus belajar dan mengajar, dan itu sebuah kebahagiaan untuk saya,” ujar Oki Setiana Dewi saat ditemui di kampus UMJ, Ciputat, Tangerang Selatan.

Oki menjelaskan, pilihannya bergabung dengan UMJ bukan tanpa alasan. “UMJ dekat dengan nilai-nilai Muhammadiyah yang juga dekat dengan kehidupan saya. Saya mencari rumah untuk mengabdi, dan rumah ternyaman itu saya temukan di Universitas Muhammadiyah Jakarta,” ungkapnya.

Perjalanan akademis Oki juga cukup panjang. Setelah meraih gelar magister di bidang Pendidikan Anak Usia Dini, ia melanjutkan studi doktoral di UIN (Pengkajian Islam konsentrasi Dakwah) dan PTIQ (Tafsir Al-Qur’an konsentrasi Pendidikan berbasis Al-Qur’an). 

Saat ini pun Oki masih sibuk menyelesaikan pendidikannya S1 jurusan Ushuludin di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.

Selain aktif menimba ilmu sebagai mahasiswa, Oki juga sudah mendirikan pesantren dan sekolah berbasis Al-Qur’an sejak sembilan tahun lalu.

Direktur Sekolah Pascasarjana UMJ, Prof. Dr. Herwina Bahar, M.Ag, mengungkapkan rasa bahagia atas bergabungnya Oki.

“Kami sangat gembira dengan hadirnya Ustazah Oki di program S3 Manajemen Pendidikan Islam yang sudah terakreditasi unggul. Beliau bukan hanya figur publik, tapi juga praktisi pendidikan yang berpengalaman. Kehadiran beliau akan menjadi inspirasi bagi mahasiswa, dosen, maupun pengelola lembaga pendidikan,” jelas Prof. Herwina.

Sementara itu, Ketua Senat UMJ, Prof. Dr. Masyitoh, M.Ag, menambahkan bahwa Oki akan mengajar dengan sistem team teaching. Kondisi ini membuat Oki bisa fleksibel meluangkan waktunya mengajar sebagai dosen, sekaligus belajar sebagai mahasiswi di Mesir.

“Jadi tidak setiap minggu harus mengajar rutin, melainkan berbagi jadwal bersama dosen lain. Hal ini juga memudahkan beliau dalam mengatur waktu, termasuk untuk studi di luar negeri,” katanya.

Prof. Herwina memastikan bahwa Oki akan mulai mengajar tahun ini. “Perkuliahan S3 Manajemen Pendidikan Islam dimulai pada 22 September. Ustazah Oki juga akan membimbing lima mahasiswa dalam penelitian berbasis disertasi,” ungkapnya.

Oki yang malam usai acara tersebut langsung bertolak ke Mesir, menutup dengan optimisme. “Alhamdulillah, dengan teknologi saat ini, kita bisa belajar, mengajar, dan bekerja dari mana saja. Semoga saya bisa memberikan kontribusi nyata untuk dunia pendidikan,” ujarnya.