INDUSTRY.co.id - Jakarta — Masyarakat Jakarta kini memiliki alternatif transportasi baru yang lebih ramah lingkungan tanpa harus mengorbankan kenyamanan maupun efisiensi. 

Xanh SM, layanan taksi listrik pertama di Indonesia, resmi meluncur dan langsung mendapatkan respons positif dari para pelanggan awalnya.

Sebagai bagian dari solusi mobilitas perkotaan yang lebih bersih, Xanh SM hadir dengan mengusung lima komitmen utama: Pengalaman Luar Biasa, Pengemudi Profesional, Kendaraan Berkualitas, Transparansi Harga, dan Ramah Lingkungan. 

Sejak awal kehadirannya, Xanh SM langsung menarik perhatian banyak pengguna transportasi di Jakarta. Mobil listrik VinFast Limogreen yang digunakan tak hanya menarik dari sisi visual, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara yang berbeda—lebih halus, tenang, dan bersih.

“Saya suka karena mobilnya tidak berisik dan tidak berbau bahan bakar,” kata Mustofa, seorang profesional muda di kawasan SCBD. “Ruang kakinya lega, dan aplikasi pemesanannya juga sangat praktis,” tambahnya.

Layanan ini juga unggul dalam hal kepraktisan. Ammed Apriliyo, seorang pekerja di sektor logistik, mengatakan bahwa ia telah menggunakan Xanh SM lebih dari sepuluh kali. 

“Pengemudinya ramah, mobilnya selalu bersih. Integrasi pembayaran dengan ShopeePay dan OVO juga sangat memudahkan,” kata Ammed.

Kehadiran Xanh SM menjadi angin segar bagi warga Jakarta yang harus bergulat dengan kemacetan dan aturan ganjil-genap. Karena kendaraan listrik tidak terkena pembatasan tersebut, pengguna bisa lebih bebas memilih waktu dan rute perjalanan.

“Perjalanan saya jadi jauh lebih cepat karena mobil ini bebas aturan ganjil-genap. Ini sangat membantu di jam sibuk,” ujar Alfin, seorang pekerja teknologi.

Selain itu, mobil-mobil Xanh SM dibekali fitur seperti kamera 360 derajat, interior bersih, dan aroma menyegarkan yang membuat penumpang merasa lebih nyaman dibandingkan layanan ride-hailing biasa.

Bukan hanya soal kenyamanan, Xanh SM juga berhasil membangun hubungan emosional dengan para penggunanya lewat misinya mengurangi emisi karbon. Banyak pelanggan merasa mereka turut berkontribusi menjaga lingkungan setiap kali menggunakan layanan ini.

“Saya memang peduli dengan lingkungan. Naik Xanh SM membuat saya merasa turut berpartisipasi, walaupun kecil, dalam memperbaiki kualitas udara Jakarta,” ujar Alvin, salah satu pelanggan awal.

Ammed pun setuju. “Dengan polusi di Jakarta yang semakin parah, Xanh SM jadi pilihan logis yang juga sesuai dengan nilai hidup saya.”

Keberhasilan awal Xanh SM di Jakarta membuka peluang besar untuk ekspansi ke kota-kota lain di Indonesia. Dengan konsep mobilitas hijau yang menyatu dengan teknologi dan pelayanan profesional, Xanh SM bukan hanya sekadar taksi, tetapi juga simbol gaya hidup urban yang lebih berkelanjutan.