INDUSTRY.co.id - Jakarta — Sistem ERP (Enterprise Resource Planning) selama ini identik dengan perusahaan besar. Namun di era digital seperti sekarang, kebutuhan untuk mengelola bisnis secara rapi, terintegrasi, dan efisien juga mulai menyentuh kalangan UMKM.
Menyadari hal ini, GETI Incubator menghadirkan program Sertifikasi BNSP Mengoperasikan ERP untuk Manajemen Bisnis dan Retail, yang dirancang agar pelaku usaha kecil maupun mahasiswa dapat menguasai sistem manajemen modern sejak dini.
“Dengan ERP, UMKM belajar rapi kelola bisnis sejak awal,” ujar Rachmat Wirasena Suryo, General Manager Academic GETI Incubator. Menurutnya, salah satu kendala UMKM adalah manajemen yang tidak terdokumentasi dengan baik, pengelolaan stok yang kacau, dan kesulitan memantau arus kas. ERP adalah jawaban atas persoalan-persoalan dasar tersebut.
GETI mengintegrasikan dua platform utama dalam pelatihan ini: MonsoonSIM sebagai alat simulasi manajemen bisnis yang mengajarkan alur kerja dari produksi hingga penjualan secara gamified, dan Odoo sebagai sistem ERP open-source yang kini telah digunakan lebih dari 7 juta pengguna global termasuk di sektor UMKM. Kombinasi keduanya membuat peserta tidak hanya belajar konsep, tetapi langsung praktik penggunaan ERP seperti di dunia nyata.
Laporan Kementerian Koperasi dan UKM per Mei 2025 mencatat bahwa dari 8,7 juta UMKM digital, hanya sekitar 6% yang menggunakan sistem ERP atau manajemen terintegrasi. Sebagian besar masih mengandalkan pencatatan manual atau aplikasi keuangan sederhana. Hal ini menyulitkan saat mereka ingin naik kelas, mengakses pembiayaan, atau menjalin kerja sama dengan mitra industri.
Melalui pendekatan TauBisaJago, GETI memfasilitasi peserta untuk tidak hanya tahu teori (tau), tetapi bisa menjalankan sistem (bisa), dan bahkan menyiapkan laporan bisnis lengkap layaknya analis profesional (jago). Dalam masa inkubasi, peserta akan diminta menjalankan simulasi pengelolaan bisnis retail berbasis sistem ERP dan mempresentasikan hasil pengelolaan mereka kepada asesor.
Program ini telah dijalankan bersama berbagai perguruan tinggi seperti UGM, UI Vokasi, Universitas Raharja, dan Swiss German University. Bahkan beberapa sekolah vokasi telah menjadikan pelatihan ERP GETI sebagai bagian dari kurikulum produktif untuk siswa akhir.
Sejak Januari hingga Juni 2025, lebih dari 700 peserta telah mengikuti sertifikasi ini, baik dari kalangan mahasiswa, UMKM binaan, maupun peserta pelatihan kerja. Banyak di antaranya mengaku baru memahami pentingnya pencatatan dan sistem terpadu setelah menjalani pelatihan ini. Bahkan ada peserta yang berhasil mengintegrasikan ERP untuk mengelola lebih dari tiga outlet usahanya setelah mengikuti pelatihan.
“Jika sejak awal usaha sudah dikelola rapi, UMKM tidak akan bingung saat ingin berkembang. ERP bukan hanya untuk perusahaan besar, tapi untuk siapa pun yang serius berbisnis,” tambah Rachmat.
Dengan sistem pelatihan berbasis praktik, inkubasi langsung, dan pendekatan pembelajaran bertahap, GETI menegaskan komitmennya untuk membentuk pelaku usaha dan tenaga kerja yang siap memasuki ekosistem bisnis digital yang kompeten dan tertib. Silahkan menghubungi Whatsapp GETI https://s.id/industrycoidxgeti untuk info lanjutannya.