INDUSTRY.co.id - Jakarta – ROSE.MA.LINA, merek fashion yang didirikan pada tahun 2021, memukau pecinta mode tanah air dengan koleksi terbarunya di ajang Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2025. 

Advertisement

Acara ini berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 20-23 Februari 2025, dengan penampilan perdana ROSE.MA.LINA pada upacara pembukaan tanggal 20 Februari pukul 14.00 WIB.

Mengusung tema "Wastra Tenun Bulu Jepara", ROSE.MA.LINA menampilkan delapan koleksi busana yang memadukan keindahan budaya Indonesia dengan semangat wanita modern yang mandiri. Koleksi ini terinspirasi dari gaya fashion era 1980-an, menggabungkan estetika retro dengan sentuhan eklektik urban kontemporer untuk menciptakan tampilan yang edgy dan modern. 
Warna-warna cerah seperti oranye, biru, dan hijau dipadukan dengan kontras hitam dan putih, sementara motif tenun tradisional diselaraskan dengan pola geometris dan retro.

Advertisement

Potongan asimetris dengan siluet longgar menjadi ciri khas dalam koleksi ini, menghadirkan berbagai pilihan busana seperti long dress, palazzo, rok plisket, dan outerwear. Komitmen ROSE.MA.LINA untuk bekerja sama dengan pengrajin lokal tidak hanya menghasilkan produk yang menarik secara visual, tetapi juga mendukung keberlanjutan industri fashion Indonesia.

MUFFEST, yang disponsori oleh Bank Indonesia, merupakan ajang fashion muslim terbesar di Indonesia dan menjadi platform penting bagi para desainer untuk menampilkan karya terbaik mereka. Acara ini tidak hanya menyoroti perkembangan mode muslim, tetapi juga mengangkat budaya dan semangat perjuangan wanita Indonesia.

Advertisement

Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan koleksi terbaru ROSE.MA.LINA di MUFFEST 2025 dan menjadi bagian dari perayaan mode yang mengedepankan kekayaan budaya serta pemberdayaan wanita.

ROSE.MA.LINA adalah merek fashion yang berfokus pada desain orisinal, khususnya pada scarf dan outerwear. Didirikan pada tahun 2021, ROSE.MA.LINA berkolaborasi dengan desainer dan produsen lokal untuk menciptakan karya yang khas dan berkelanjutan.

Advertisement