TWNC Raih Penghargaan dari KLHK

Oleh : Herry Barus | Jumat, 11 Agustus 2017 - 08:50 WIB

Koordinator Konservasi Alam TWNC Ardi Bayu menerima penghargaan yang diserahkan oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution-Menteri KLHK Siti Nurbaya di Situbondo, Kamis (10/8/2017). (Foto Rizki Meirino)
Koordinator Konservasi Alam TWNC Ardi Bayu menerima penghargaan yang diserahkan oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution-Menteri KLHK Siti Nurbaya di Situbondo, Kamis (10/8/2017). (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Situbondo – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI memberikan penghargaan, plakat dan dana pembinaan kepada 10 warga/swasta yang peduli lingkungan hidup. Penyerahan dalam kaitan dengan Hari Konservasi Alam Nasional 2017 digelar di Taman Nasional Baluran Situbondo, Jawa Timur.  Salah satu lembaga yang menerima penghargaan yakni Artha Graha Peduli (AGP) Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC)  di Lampung.

“Kami bersyukur dan bersuka cita atas penghargaan yang diserahkan oleh Menko Perekonomian Bapak Darmin Nasution didampingi Menteri  KLH Ibu Siti Nurbaya,” sebut  Ardi Bayu, Koordinator Konservasi Alam TWNC  yang menerima penghargaan hari ini, Kamis (10/8/2017) di di Situbondo.

Ardi menuturkan, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya  Alam dan Ekosistem Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi  menyatakan  PT Adhiniaga Kreasinusa yang mengelola TWNC dinilai komit pada rehabilitasi harimau sumatera dan pengendalian  spesies invasif.   Dalam surat keputusan itu, pemerintah menilai penerima penghargaan itu baik secara individu, perusahaan atau masyarakat terbukti melakukan kegiatan yang menunjang kelestarian lingkungan hidup dan kehutanan khususnya dalam bidang konservasi sumberdaya alam dan ekosistem.

“Penghargaan ini diberikan kepada TWNC sebagai pemegang izin lembaga konservasi khusus  terbaik,” ungkap Ardi  didampingi Icuk S. Laksito dari TWNC.

Sebagaimana diketahui, TWNC bagian dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) yang dibentuk atas kerja sama berbagai pihak, seperti Yayasan Artha Graha Peduli (AGP), TNBBS, BKSDA Bengkulu serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

Sejak 2007, TWNC yang berada di bawah AGP dibantu oleh Taman Safari Indonesia, menaruh perhatian penuh terhadap populasi harimau sumatera yang berada di ambang kepunahan dengan mendirikan Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS). Didirikannya PRS ini bertujuan untuk menyelamatkan dan memulihkan harimau sumatera yang mengalami konflik dengan manusia.

Pada pertengahan 2008, lima ekor Harimau Sumatera yang berkonflik dengan manusia direlokasi ke PRS TWNC dan satu ekor buaya langsung dilepasliarkan di Kawasan Tambling.

Setelah direhabilitasi, dua ekor Harimau Sumatra tersebut dilepasliarkan pada 22 Juli 2008. Sedangkan yang lainnya masih membutuhkan perawatan di PRS TWNC.

Setahun kemudian, tepatnya pada 15 Oktober 2009, PRS TWNC diresmikan sebagai Lembaga Konservasi Satwa oleh Menteri Kehutanan pada saat itu, Zulkifli Hasan. Total, sampai saat ini TWNC telah empat kali melepasliarkan tujuh ekor Harimau Sumatera, serta satwa-satwa langka lainnya seperti kukang, buaya muara, penyu, dan burung elang.

Pelepasliaran Harimau Sumatera di TWNC pertama kali dilakukan oleh Menteri Kehutanan MS Kaban pada 22 Juli 2008. Lalu pelespasliaran kedua oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan pada 22 Januari 2010. Kemudian ketiga oleh Menteri KHLK Siti Nurbaya dan Menteri KKP Sri Pudjiastuti pada 3 Maret 2015.

“Pelepasliaran yang terakhir dilakukan pada 10 Juni 2017 oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, seekor Harimau Sumatera, Muli yang tidak berkonflik dengan manusia, tetapi ditinggalkan induknya dalam kondisi luka parah di bagian perutnya di dekat Pos Penjagaan TWNC. Pada saat yang bersamaan Panglima TNI juga melepasliarkan puluhan penyu dan ratusan burung ke alam liar,” jelas Ardi

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Senin, 22 April 2019 - 21:01 WIB

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Presiden Jordan Medical Aid For Palestinians (MAP), Prince El Hassan Bin Talal, meresmikan klinik bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk pengungsi Palestina di Yordania. “Klinik…

Traveloka Epic Sale 2019

Senin, 22 April 2019 - 20:46 WIB

Mudahkan Pengguna Wujudkan Impian Liburan Hari Raya, Traveloka Hadirkan EPIC Sale 2019

Para pengguna Traveloka sebentar lagi akan dapat menikmati potongan harga terbatas yang luar biasa melalui program khusus Traveloka Epic Sale. Program yang akan berlangsung pada tanggal 24-27…

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:30 WIB

Capres Prabowo Sakit, Tak Bisa Bertemu Utusan Capres Jokowi

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menyebutkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bisa bertemu…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Industri 5,4 Persen, Ini Program Strategis Menperin

Kementerian Perindustrian terus berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompeten terutama yang siap menghadapi era industri 4.0.