Menperin: Industri Mamin Perlu Memperluas Pangsa Ekspor Untuk Dongkrak Kinerja

Oleh : Hariyanto | Jumat, 04 Agustus 2017 - 17:13 WIB

Menteri Perindusterian Airlangga Hartarto
Menteri Perindusterian Airlangga Hartarto

INDUSTRY.co.id , Jakarta - Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, industri makanan berhasil mencatatkan kinerja produksi di atas ekspektasi pada triwulan II tahun 2017 sebesar 7,04 persen (YoY) untuk kelompok Industri Skala Besar dan Sedang (IBS). Sedangkan, untuk kelompok Industri Skala Mikro Kecil (IMK) pun tidak luput dari tren positif dengan mencapai pertumbuhan produksi sebesar 5,82 persen.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan, industri makanan dan minuman nasional perlu lebih memperluas pangsa ekspor baik pasar tradisional maupun pasar baru dalam upaya mendongkrak kinerjanya. Selain itu, melakukan terobosan inovasi produk yang dihasilkan sehingga dapat diminati oleh konsumen dalam negeri dan mancanegara.

Apalagi, Lanjut Airlangga, sektor ini mempunyai peranan penting dalam pembangunan industri nasional terutama kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri non-migas.

BPS menunjukkan, pertumbuhan produksi industri makanan yang tinggi berkontribusi cukup signifikan terhadap pertumbuhan produksi industri manufaktur secara keseluruhan pada triwulan II 2017 dengan mencapai 4,00 persen untuk Industri Skala Besar dan Sedang dan 2,50 persen untuk Industri Skala Mikro dan Kecil.

Jika dilihat kembali dari data unit usaha yang dikeluarkan oleh BPS, industri makanan memberikan kontribusi yang tidak kalah signifikan, yaitu sebesar 25 persen atau seperempat dari jumlah unit usaha Industri Skala Besar dan Sedang Industri Manufaktur secara keseluruhan.

Bahkan untuk Skala Industri Mikro dan Kecil, industri makanan sangat mendominasi dengan jumlah unit usaha mencapai lebih dari 1,5 juta dari total unit usaha IMK industri manufaktur secara keseluruhan.

Yang terpenting untuk industri ini adalah ketersediaan bahan baku sehingga mendorong investasi terus tumbuh. Pemerintah telah memberikan kemudahan perizinan usaha bagi pelaku industri termasuk sektor industri kecil dan menengah, terang Airlangga, Jumat (4/8/2017).

Industri makanan skala mikro dan kecil mampu menyerap tenaga kerja lebih dari 3,6 juta orang.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S. Lukman Optimis target pertumbuhan industri makanan dan minuman yang dipatok oleh Kementerian Perindustrian, bisa tercapai hingga akhir 2017.

"Kami berharap, kondisi pasar setelah Lebaran akan kembali meningkat, karena hal tersebut menjadi sinyal tercapainya target pertumbuhan industri makanan dan minuman tahun ini," ujarnya.

Adhi mengungkapkan, selain penurunan daya beli masyarakat, yang juga memengaruhi pertumbuhan industri adalah faktor psikologis kondisi terkini. "Ini faktor psikologis karena banyak orang menunggu peraturan, seperti pajak progesif tanah, pengetatan pengawasan perpajakan setelah tax amnesty," imbuhnya.

Menurutnya, banyak pelaku usaha yang menahan diri untuk melakukan investasi dan ekspansi termasuk industri makanan dan minuman. Kendati begitu, Adhi yakin kenaikan upah minimum provinsi (UMP) akan mendorong daya beli masyarakat.

Kenaikan harga komoditas akan menggenjot pertumbuhan banyak perusahaan sehingga daya beli masyarakat juga akan meningkat, jelasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat melihat AMMdes di GIIAS 2018 (Foto: Dok. Liputan6)

Rabu, 26 Juni 2019 - 11:05 WIB

AMMDes Kemanakah Kau?

Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes) sudah resmi diluncurkan di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018. Meski demikian, hingga kini kendaraan yang dirancang untuk…

Indodax resmikan kantor baru di Jakarta (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 26 Juni 2019 - 10:50 WIB

Komitmen Berikan Pelayanan Lebih Baik, Indodax Resmikan Kantor Baru di Jakarta

Kantor baru ini akan menjadi pusat dari seluruh cabang Indodax yang sudah didirikan sebelumnya yaitu Bali, Semarang, dan Surabaya.

Ruang Kerja Regus (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 26 Juni 2019 - 10:00 WIB

Penyedia Ruang Kerja fleksibel, Regus, Luncurkan ProgramWaralaba Terbaru di Indonesia

Regus, penyedia ruang kerja fleksibel terkemuka di dunia, telah meluncurkan skema waralaba terbaru di Indonesia. Program baru ini memungkinkan operator waralaba Indonesia untuk memasuki ruang…

Hoshinoya Tokyo

Rabu, 26 Juni 2019 - 09:50 WIB

Hoshinoya Tokyo Bakal Jadi Tuan Rumah Tokyo Summer Nights 2019

Hoshino Resorts melalui brand teranyarnya, Hoshinoya Tokyo akan menjadi tuan rumah "Tokyo Summer Nights 2019" dari tanggal 1-17 Agustus 2019.

PREPD

Rabu, 26 Juni 2019 - 09:20 WIB

PREPD closes Pre-Series A round to fund growth of a new hydration-boosting drinks

PREPD closes Pre-Series A round to fund growth of a new hydration-boosting drinks