Mentan Amran Ajak Pengusaha Jawa Barat Wujudkan Swasembada Daging

Oleh : Wiyanto | Minggu, 09 Juni 2024 - 13:01 WIB

Mentan Amran dan Dirjen PKH Kementan tinjau Sapi untuk kurban
Mentan Amran dan Dirjen PKH Kementan tinjau Sapi untuk kurban

INDUSTRY.co.id-Majalengka - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak para pengusaha di Jawa Barat untuk bersama-sama mewujudkan swasembada daging guna memenuhi kebutuhan dalam negeri. Karena itu, dia ingin semua kebijakan yang dikeluarkan pemerintah harus dipermudah untuk memperbesar skala usaha bagi petani dan peternak seluruh Indonesia.

"Maka dari itu, kita harus memulai dari sekarang dan nanti saya akan mengundang khusus (para pengusaha ternak domba) ke kantor untuk mengetahui apa saja kebijakan yang diperlukan untuk mengembangkan usaha seperti ini agar lebih besar lagi. Ingat kita harus memulai menuju swasembada daging," ujar Mentan di PT Lembu Setia Abadi Jaya (LSAJ) Kabupaten Majalengka, Kamis, 6 Juni 2024.

Mentan mengatakan, peternakan domba maupun kambing harus diperluas mengingat kebutuhan dunia semakin besar. Namun dia berharap pengembangan yang dilakukan tetap harus memperhatikan sistem kandang terintegrasi baik hulu maupun hilir.

Dia berharap, peternakan semacam ini (LSAJ) mampu menghasilkan 90 persen plasma agar Indonesia betul-betul menjadi negara mandiri yang berdaulat secara pangan.

"Saya kira apa yang kita mulai Ini sudah sangat luar biasa, di mana 90 persennya sudah plasma. ni potensinya sangat luas dan kalau ini kita kembangkan di seluruh indonesia, sekali lagi saya sangat yakin kita bisa swasembada daging," katanya.

Bagi Mentan, pengelolaan hewan ternak harua dilihat secara kongkrit dan holistik. Misalnya para pengusaha wajib memperhatikan ketersediaan pakan dan juga memperhatikan kesehatan hewan. Dua hal tersebut mesti dijalankan agar daging yang dihasilkan dalam kondisi sehat dan juga siap jual.

"Intinya bisnis itu pendekatannya harus holistik dari hulu sampai hilir. Karena kalau pakan tidak diperhatikan, kemudian marginaya tidak diperhatikan ini berbahaya. Justru sebaliknya kita harus membangun sumber pakan sendiri agar memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih besar," katanya.

Mengenai hal ini, Mentan meminta para Dirjen di bawahnya untuk mengedepankan pelayanan sehingga para peternak yang mengajukan perizinan tidak mendapat kesulitan. Jangan sampai, ijin yang diajukan malah membuat petani merasakan kerugian.

"Jadi kami sebagai regulator akan membuat kebijakan yang memudahkan. Bila perlu ijinnya kami antarkan karena tidak boleh mempersulit. Dan ingat tidak ada macam macam dalam mengurus ijin," katanya.

Diketahui, PT Lembu Setia Abadi Jaya Kabupaten Majalengka mampu menampung kapasitas 3000 ekor domba maupun kambing dengan rencana perluasan mencapai 30.000 ekor. Sementara total populasi yang ada saat ini mencapai 650 ekor, terdiri dari domba 417 ekor dan kambing 233 ekor.

Sebelumnya di PT Lembu Setia Abadi Jaya (LSAJ) Farm Tangerang, Mentan memastikan ketersediaan hewan kurban untuk Idul Adha mendatang dalam kondisi aman dan mencukupi.

Berdasarkan data Direktortar Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), secara nasional, kebutuhan hewan kurban berada pada angka 1,97 juta ekor, dengan ketersediaannya yang mencapai 2,06 juta ekor, maka ketersediaan hewan kurban tahun ini berpotensi surplus hingga 88 ribu ekor. Berdasarkan data tersebut, Mentan Amran memastikan jumlah ketersediaan hewan kurban baik Sapi, Kerbau, Kambing maupun Domba untuk memenuhi kebutuhan nasional sangat mencukupi bahkan surplus.

"Persiapan kurban Insyaallah aman, cukup sampai kita Idul Adha nanti, saya sudah terima laporannya, dan aman, jumlahnya sangat cukup," jelasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

(kiri-kanan). Penandatangan kerjasama dilakukan oleh Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna (dua dari kiri), Direktur Sales PT Telekomunikasi Selular Adiwinahyu Basuki Sigit, Direktur PT Pertamedika Bali Hospital Mochamad Sonny Irawan, Direktur PT Adi Sarana Armada Tbk dan PT Adi Sarana Transportasi Jerry Fandy Tunjungan (paling kanan)

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:36 WIB

Perkuat Ekosistem Halal, BSI Gandeng Mitra Strategis

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan ekosistem halal di Indonesia.

Dari ki-ka: Vice Grand Sheikh of University Al Azhar Cairo Mesir HE. Prof. Dr. Mohammed Abdel Rahman Al-Duweiny, Direktur Utama BSI Hery Gunardi, Komisaris Utama BSI Muliaman D. Hadad, dan Direktur Eksekutif BSI Maslahat Sukoriyanto Saputro saat setelah Seminar International "Collaborative Framework for Holistic Islamic Ecosystem" pada gelaran BSI International Expo di JCC Senayan Jakarta

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:17 WIB

BSI dan Al-Azhar Mesir Satukan Visi untuk Ekosistem Islam yang Berkelanjutan di BSI International Expo

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pengembangan ekosistem Islam di sektor pendidikan melalui kolaborasi strategis dengan Al-Azhar Cairo Mesir.

Membaca nyaring untuk bangun kegemaran anak sejak dini.

Jumat, 21 Juni 2024 - 22:44 WIB

Bangun Kegemaran Membaca Anak Sejak Dini Dengan Membaca Nyaring

Orang tua sebagai model pertama bagi anak-anak dapat mendorong mereka untuk membaca dengan cara yang menyenangkan dan membangun minat terhadap literasi sejak dini lewat membaca nyaring.

BRI masuk 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara yang dinilai berdasarkan revenue, profit dan aset.

Jumat, 21 Juni 2024 - 22:23 WIB

Kembali Torehkan Prestasi Elite, BRI Jadi Institusi Keuangan No.1 di Indonesia dan Peringkat 4 di Asia Tenggara Dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500

Media ekonomi terkemuka dunia, Fortune pada hari Selasa (18/06) mengumumkan daftar Fortune Southeast Asia 500 untuk pertama kalinya. Daftar ini berisikan 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara…

Panandatanganan MoU Sarana Jaya dengan KONI

Jumat, 21 Juni 2024 - 19:15 WIB

Sarana Jaya - KONI Teken MoU Dukung Para Atlet Menuju PON XXI/2024 Aceh - Sumut

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bersama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang perekrutan atlet berprestasi peraih…