INDUSTRY.co.id- - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menilai semester II 2024 penerbitan surat utang atau obligasi akan naik.

Advertisement

Kepala Divisi Riset Ekonomi Pefindo Suhindarto menyebutkan itu karena penerbit melihat dan menunggu Pilpres 2024.

“Kemungkinan semester II penerbitan akan lebih meningkat lagi," kata Suhindarto melalui zoom di Jakarta, Selasa (14/2/2024)

Advertisement

Pefindo menilai, pengaruh penerbitan obligasi korporasi pada tahun ini, oleh tingginya kebutuhan refinancing seiring meningkatnya surat utang yang jatuh tempo mencapai Rp153,1 triliun sepanjang 2024 dibandingkan senilai Rp126,9 triliun pada 2023.

Pendorong lainnya, sambung dia, yaitu likuiditas lembaga keuangan yang semakin ketat, membuat bunga pinjaman yang ditawarkan menjadi semakin mahal dan mendorong permintaan akan sumber pembiayaan alternatif, salah satunya melalui penerbitan obligasi.

Advertisement