INDUSTRY.co.id - Jakarta - Subway terus mencatat pencapaiannya di Indonesia dengan membuka restorannya yang ke-100 di Stasiun Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Halim. Ekspansi ini menunjukkan keseriusan subway untuk melayani pelanggan setianya di berbagai lokasi.
Restoran baru ini diharapkan dapat memberikan opsi makanan yang lebih baik dan segar, memperkuat posisi Subway sebagai pilihan utama untuk makanan berkualitas saat bepergian.
Bagi Subway, dibukanya restoran ke-100 adalah pencapaian luar biasa, karena menunjukkan keseriusannya untuk terus memenuhi dan melampaui harapan pelanggan.
"Dengan hadirnya Subway di Stasiun KCIC Halim tidak hanya menghadirkan pilihan makanan berkualitas tinggi, tetapi juga membuat hubungan erat dengan komunitas setempat, menandai capaian yang membanggakan dalam perjalanan Subway yang terus berkembang," ujar Vasilis John Vasiliou, Leader of PT Sari Sandwich Indonesia.
Subway juga memperkenalkan menu terbaru sebagai kelanjutan dari Subway Series yang telah diluncurkan akhir tahun 2023 lalu. Menyajikan kombinasi protein, sayur dan saus yang telah ditentukan, memberi kemudahan untuk para pelanggan yang ingin menikmati hidangan tanpa perlu repot dan bingung memilih.
Dua menu baru Subway adalah Ultimate Cheese Spicy Supreme dengan garlic cheese cream, peperoni, salami, breakfast strip, dan triangle cheese. Disajikan dengan saus mayo dan chili, dan Ultimate Cheese Steak dengan garlic cheese, daging sapi cincang, dan triangle cheese, lengkap dengan saus mayonnaise. Kedua menu tersebut telah tersedia di seluruh restoran Subway mulai 20 Januari 2024.
Membuka tahun 2024, diawali dengan inisiatif Subway yang kini beralih menggunakan 100% cage free eggs atau telur bebas kandang baterai. Inisiatif ini menekankan dedikasi Subway terhadap kepedulian berkelanjutan dan praktik pengadaan yang baik dan beradab.
"Subway merayakan langkah besar di awal tahun 2024 dengan sepenuhnya beralih ke penggunaan telur bebas kandang baterai. Inisiatif ini menandai langkah nyata Subway menuju praktik sumber daya yang berkelanjutan dan etis, menjaga kesejahteraan hewan dalam rantai pasokannya,” tutup Vasilis.