INDUSTRY.co.id - Jakarta, Jaya Iskandar, calon mahasiswa asal Batam akhirnya memilih President University (PresUniv) sebagai tempat pendidikan S1 nya.

Advertisement

Sebelumnya, pemuda humble ini diterima di STEI-K Institut Teknologi Bandung melalui jalur SBMPTN 2022, dengan skor UTBK sebesar 721. 

Jaya sapaan akrabnya berhasil menerima beasiswa 100 persen dari President University untuk jurusan IT melalui tes offline yang diselenggarakan oleh kampus tersebut di Kota Batam.

Advertisement

"Beberapa faktor dipertimbangkan, termasuk akreditasi, biaya kuliah, lingkungan dan lokasi kampus, kurikulum, serta waktu lulus," ujarnya saat dihubungi redaksi pada Jumat (29/12/2028). 

Tak dipungkiri, sambung Jaya, alasan utama memilih PresUniv ialah karena ketertarikannya pada bahasa pengantar akademik di PresUniv yang menggunakan 100 persen bahasa inggris.

Advertisement

"Semua kegiatan akademik di President University menggunakan bahasa Inggris, yang merupakan bahasa internasional penting saat ini. Hal ini membuka peluang untuk program pertukaran pelajar dan meningkatkan akses ke karier internasional," urainya.

Selain itu, menurutnya program S1 di PresUniv dapat diselesaikan dalam 3,5 tahun.

Advertisement

Jaya mengatakan, kehadiran mahasiswa dari berbagai negara seperti Timor Leste, Tiongkok, Vietnam, Jepang, Korea, dan lainnya, memungkinkan dirinya untuk tidak hanya mengenal budaya Indonesia dari berbagai daerah, tetapi juga budaya internasional.

Jaya juga mengungkapkan bahwa dirinya belum lama ini ikut lomba bernama "Huawei ICT Competition", yang merupakan lomba tahunan yang diselenggarakan oleh Huawei Indonesia.

Ia menuturkan, sebagai referensi, di Google ada berita tahun lalu juga dengan mengetik Huawei ICT Competition Indonesia.

Jaya memaparkan, lomba ICT ini konsepnya seperti lomba olimpiade TIK, di mana peserta akan menjawab soal-soal TIK (Komputer). 

Lomba Huawei ICT ini terbagi menjadi 4 pilihan jalur, yakni Cloud, Network, Computing, Innovation.

"Dan kebetulan untuk President University, kami memilih untuk mendaftar di jalur Cloud Track.

Adapun Cloud Track mencakup soal tentang Cloud, Big Data, dan AI.

Adapun untuk Cloud Track President University sendiri sebagai juara 2 setelah ITB dan President University diatas Universitas Indonesia yang menjadi juara 3.