Menteri Trenggono Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Perikanan Hadapi Ancaman Krisis Pangan

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 23 November 2023 - 05:30 WIB

Menteri Trenggono Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Perikanan Hadapi Ancaman Krisis Pangan
Menteri Trenggono Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Perikanan Hadapi Ancaman Krisis Pangan

INDUSTRY.co.id, Jakarta- Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengajak masyarakat untuk bersama-sama melindungi ekosistem perikanan sebagai upaya memperkuat sistem ketahanan pangan yang berkelanjutan di tengah ancaman krisis pangan global. Ekosistem yang sehat akan menghasilkan produk perikanan secara kontinyu dan berkualitas untuk dikonsumsi masyarakat.

Melindungi ekosistem perikanan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Trenggono mencontohkan di antaranya dengan bijak mengelola sampah agar tak berakhir mengotori sungai dan laut. Kemudian tidak menangkap ikan dengan cara merusak, hingga mendukung kegiatan pelestarian ekosistem perikanan dengan tidak merusak terumbu karang, mangrove, dan padang lamun, serta tidak menangkap biota-biota yang dilindungi.

KKP sendiri diakuinya memiliki strategi untuk menjaga ekosistem sumber daya kelautan dan perikanan tetap sehat yang dikemas dalam lima program prioritas ekonomi biru. Kelimanya mencakup perluasan kawasan konservasi, penerapan kebijakan penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pembangunan perikanan budidaya berkelanjutan, pengawasan dan pengendalian terhadap seluruh kegiatan di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, serta menggelar gerakan nasional pembersihan sampah di laut.

"Program ekonomi biru tidak hanya melihat potensi kelautan sebagai komoditas ekonomi, tetapi juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut," aku Trenggono.

Menteri Trenggono menambahkan, menjaga kelestarian ekosistem perikanan berarti menjaga keberlanjutan populasi ikan sebagai sumber pangan, sekaligus menjadi langkah awal menghadirkan produk perikanan berkualitas dan berkelanjutan ke tengah masyarakat.

Melalui momentum peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-10 Tahun 2023, Menteri Trenggono mengingatkan pula momentum sejarah Indonesia yang akan berusia satu abad dengan bonus demografi 70 persen usia produktif. Hal ini harus dipersiapkan dengan baik untuk membentuk generasi emas, generasi Indonesia yang unggul dengan karakter yang luhur, serta kompetensi dan produktivitas yang tinggi.

"Ke depan kita menghadapi bonus demografi, dan menjadi tantangan juga bagaimana menghadirkan generasi masa depan yang kuat dan cerdas dalam mengisi tantangan tersebut," ujarnya.

Menteri Trenggono pun menyampaikan bahwa ikan dengan segala manfaatnya merupakan sumber pangan yang akan menjadi andalan kita ke depan, mengingat >70% wilayah Indonesia adalah air. Terlebih untuk mendukung kebijakan hilirisasi, pengurangan angka stunting, serta implementasi ekonomi biru melalui pengolahan hasil perikanan zero waste, maka penerapan teknologi Hidrolisat Protein Ikan menjadi salah satu alternatif dalam pengembangan fortifikasi protein dalam bahan baku makanan, seperti untuk produk biskuit, susu, roti, mie, dan lain-lain. Hal ini menjadi cara yang efektif untuk memberikan zat gizi kepada masyarakat tanpa mengubah pola makan secara drastis.

Dalam puncak peringatan Harkannas ke-10, Menteri Trenggono turut mengajak masyarakat rutin mengonsumsi ikan karena baik untuk daya tahan tubuh dan kecerdasan anak. Ikan mudah diolah menjadi aneka menu lokal bahkan internasional sesuai selera.

Sebagai informasi, puncak perayaan Hari Ikan Nasional ke-10 dengan tema 'Ikan untuk Generasi Emas' di Lapangan Banteng, diisi berbagai kegiatan yang mengkampanyekan ajakan makan ikan ke tengah masyarakat. Seperti bazar ikan murah dan sehat, kuliner ikan dengan peserta dari 29 provinsi, penanaman gemar makan ikan kepada ratusan anak sekolah dasar, makan ikan gratis, hingga lomba masak serba ikan. Sekaligus dilakukan pencanangan Tahun Tuna Indonesia 2024, karena Indonesia adalah produsen tuna terbesar di dunia. Dari pencanangan tersebut, melalui branding seafood Indonesia yang safe, eco-friendly, dan sustainable diharapkan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholders dapat semakin memperkuat akses pasar dan manfaatnya, baik bagi masyarakat Indonesia khususnya maupun masyarakat global pada umumnya. (Kementerian KKP)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

TIKI Raih Penghargaan Indonesia TOP Digital PR Award 2024 Kategori Jasa Pengiriman

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:48 WIB

TIKI Raih Penghargaan untuk Jasa Pengiriman

PT. Citra Van Titipan Kilat (TIKI), perusahaan jasa pengiriman terkemuka di Indonesia dengan rekam jejak lebih dari 53 tahun di Indonesia, meraih penghargaan Indonesia TOP Digital PR Award 2024…

Garuda indonesia

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:26 WIB

Maskapai GIA Group Menang Ditingkat Banding Atas Gugatan Greyflag Entities

Langkah perbaikan kinerja usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melalui payung hukum restrukturisasi terus diperkuat pasca Pengadilan Tingkat Banding Paris menolak permohonan banding yang…

IT Active Watch Curve WR01

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:13 WIB

IT Perkenalkan Produk Smartwatch Bidik Penggemar Gaya Hidup Aktif

Erajaya Active Lifestyle (ERAL) melalui private label IT (Immersive Tech) memperkenalkan IT Active Watch Curve WR01, produk perdana dari kategori smartwatch.

Ilustrasi Bitcoin

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:20 WIB

Harga Bitcoin Mencapai $64.000 untuk Pertama Kalinya Sejak November 2021

Harga bitcoin (BTC) mencapai $64.000 pada hari Rabu (28/2/2024), untukĀ  pertama kalinya BTC berada level tersebut sejak puncak pasar bullish terakhir pada November 2021.

Penandatanganan kerja sama PT Pertamina Lubricants dengan PT Patra Logistik (PTPL) dan PT Elnusa Petrofin (EPN)

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:15 WIB

PTPL Perkuat Sinergi ONE PERTAMINA Lewat Pengelolaan Gudang Pelumas di Sumbagut & Sulampua

PT Pertamina Lubricants (PTPL) memperkuat sinergi ONE PERTAMINA melalui kerja sama dengan PT Patra Logistik (PTPL) dan PT Elnusa Petrofin (EPN) dalam pengelolaan gudang pelumas di wilayah Sumatera…