Farah Button by Sutardi Pamerkan Tenun Ikat Bermotif Betawi dan Jawa di Panggung Spotlight Culture

Oleh : Nina Karlita | Minggu, 19 November 2023 - 21:40 WIB

Penampilan koleksi Farah Button by Sutardi di panggung Spotlight Culture.
Penampilan koleksi Farah Button by Sutardi di panggung Spotlight Culture.

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Farah Button kukuhkan eksistensinya di ibukota dengan tampil di perhelatan fashion show Spotlight Culture: Then And Now di Pos Bloc Pasar Baru Jakarta, Sabtu (18/11/2023) malam. Brand fesyen asal Yogyakarta ini hadirkan sebanyak 8 outfit ready to wear Farah Button by Sutardi.

Sutardi, desainer Farah Button mengangkat tema Bangsawan Kampung untuk koleksi berbahan wastra (kain tradisional). Tema ini dipilih dengan semangat bahan-bahan wastra dari daerah bisa dikemas dalam outfit yang eksklusif dan elegan.

Koleksi Farah Button by Sutardi di panggung Spotlight Culture ini bahannya langsung didapat dari pengrajin bahan tenun ikat di daerah perkampungan di Yogyakarta. 

“Tema ini juga bisa menggambarkan yang bikin bahan ibu-ibu di perkampungan dan yang memakainya para pejabat,” ujar Sutardi.

Sebagian motif tenun ikat juga didesain langsung oleh Sutardi. Ia terinspirasi motif dari daerah asalnya, Betawi, dan Jawa. Ia menyebutnya motif pucuk junjung.

Betawi memiliki motif pucuk rebung, sementara Jawa memiliki junjung drajat. Ia mengombinasikan dua motif tersebut menjadi satu dan dalam bentuk tenun.

“Ini belum pernah ada dalam bentuk tenun dan pengerjaannya memiliki tingkat kesulitan yang luar biasa,” ucap Sutardi.

Untuk pembuatan bahan sepanjang 100 meter memakan waktu dua bulan. Proses jahit yang relatif kilat dalam dua minggu juga menjadi tanyangan tersendiri.

Untuk pembuatan pola dan menjahit pun, Sutardi juga kerap turun tangan langsung. Ia mengerjakan dan memastikan setiap detailnya karena penggunaan tenun ikat juga terhitung baru.

Pengaplikasian wastra dalam koleksi Farah Button ini merupakan yang kedua kalinya. Farah Button debut koleksi wastra pada Jogja Fashion Week 2023 baru-baru ini.

Lewat wastra, Farah Button ini turut andil melestarikan budaya Indonesia, termasuk go international. Kain tenun yang digunakan juga tidak asal-asalan. Sutardi memprioritaskan tenun yang halus, lembut, dan bahannya adem.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kolaborasi Danamon dan Adira Finance Dalam Pengembangan Kawasan Mangrove Tanjung Piayu

Senin, 04 Desember 2023 - 03:55 WIB

Kolaborasi Danamon dan Adira Finance Dalam Pengembangan Kawasan Mangrove Tanjung Piayu

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon), dan PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) sebagai satu grup berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi perubahan iklim dalam upaya…

Ciptakan Suasana Desember Penuh Kasih, Prajurit Lipan Turut Andil Dalam Mendamaikan Perselisihan Warga di Kampung Kondo ( Foto : Satgas Yonif 726/Tml)

Senin, 04 Desember 2023 - 03:33 WIB

Ciptakan Suasana Desember Penuh Kasih, Prajurit Lipan Turut Andil Dalam Mendamaikan Perselisihan Warga di Kampung Kondo

Personel Pos Kondo menerima laporan dari kepala distrik bahwa ada perselisihan warga di kampung Kondo, Minggu (03/12/2023)

Klub bola basket Kesatria Bengawan Solo pimpinan Yakup Hasibuan yang siap berlaga di IBL 2024.

Minggu, 03 Desember 2023 - 21:21 WIB

Putra Hasibuan Optimis Kesatria Bengawan Solo Bakal Bikin Kejutan di IBL 2024

Kesatria Bengawan Solo hadir sebagai puncak insan basket di Solo dan Jawa Tengah dan juga siap melanjutkan dan mengembalikan Solo sebagai kota basket seperti saat memiliki tim besar saat itu,…

Brinita memperdayakan urban farming

Minggu, 03 Desember 2023 - 20:34 WIB

Warga Tuminting & BRI Ubah Lahan Timbunan Sampah Jadi Lahan Urban Farming 'BRInita'

Komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan terus ditunjukkan BRI dengan menyalurkan program-program yang secara nyata dapat mendorong perbaikan ekosistem lingkungan.

Agen BRIlink

Minggu, 03 Desember 2023 - 19:58 WIB

Saleh Sukses Beri Kemudahan Nelayan Muara Gembong, AgenBRILink Jadi Solusi

Di tengah era serba digital seperti sekarang ini, ternyata masih banyak daerah di Indonesia yang masih belum terjangkau literasi perkembangan teknologi.