INDUSTRY.co.id - Jakarta - SCG melaksanakan webinar khusus untuk mempersiapkan 20 mahasiswa calon penerima beasiswa SCG Sharing the Dream 2023 pada Selasa (18/07) secara daring.
Webinar ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka untuk menggunakan Bahasa Inggris, memperkenalkan perusahaan yang bergerak di bidang semen, bahan bangunan, kemasan, dan bahan kimia ini kepada para mahasiswa, serta memberikan tips untuk melakukan wawancara dengan baik.
Selain untuk mempersiapkan mahasiswa, webinar ini hadir sebagai bentuk penerapan prinsip ESG 4 Plus, khususnya dalam mengurangi ketimpangan sosial, serta menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk mendukung keberhasilan Pendidikan nasional dan kunci unggul ASEAN dalam kompetisi global.
Selain untuk kebutuhan wawancara sebagai tahap akhir dari seleksi beasiswa Sharing the Dream, kemampuan berbahasa Inggris juga semakin penting karena ini merupakan bahasa internasional yang digunakan dalam komunikasi global di berbagai bidang.
"Oleh karena itu, saya berharap webinar ini dapat mengakomodir kebutuhan mahasiswa dalam kemampuan berbahasa asing, sekaligus memperlengkapi mereka agar memiliki kompetensi untuk bersaing secara sehat,” kata Presiden Direktur PT SCG Indonesia, Chakkapong Yingwattanathaworn.
Webinar pelatihan wawancara berbahasa Inggris ini terdiri dari sesi perkenalan, sharing session Bersama Direktur HRD PT SCG Indonesia, bincang Bersama alumni penerima beasiswa Sharing the Dream hingga sesi praktik secara berkelompok.
Beasiswa SCG Sharing the Dream 2023 akan diberikan kepada 410 pelajar Indonesia, terdiri dari 400 siswa SMA dan sederajat serta 10 mahasiswa.
Tahun 2023 juga menandai perjalanan 11 tahun perjalanan beasiswa SCG Sharing the Dream dalam berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia.
Adapun dana pendidikan yang disalurkan terdiri dari dua kategori, yakni 1) Pelajar SMA sebesar Rp2.000.000 per orang per tahun; dan 2) Mahasiswa S1 sebesar Rp8.000.000 per orang per tahun selama maksimal empat tahun masa perkuliahan.
Selain itu, SCG juga memberikan beragam pelatihan dan menyelenggarakan tiga proyek lingkungan dan sosial terpilih dari para scholars pada 2022—2023.