INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pertumbuhan ekonomi di Kota dan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, tergolong cukup tinggi sejak dibukanya jalan Tol Bocimi (Bogor Ciawi Sukabumi). Kawasan itu telah menjadi incaran para investor raksasa.

Menyikapi kondisi ini KBLI (Komunitas Bengkel Las Indonesia) yang selama ini menjadi wadah berkumpulnya insan pengelasan khususnya UMKM bengkel las dan juru las tanah air.

Merasa perlu membentuk wadah baru tingkat regional, dengan mendeklarasikan berdirinya KBLS (Komunitas Bengkel Las Sukabumi) sub Korwil Jawa Barat.

Silaturahmi tatap muka yang berlangsung kemarin di Resto Ma' Aci Jl. Jalur Lingkar Selatan Sukabumi. Para hadirin secara mufakat memilih H. Zaini Masum pemilik bengkel las Putra Sahabat sebagai Ketua KBLS.

Ketua Umum KBLI Pusat yang datang dari Jakarta mengukuhkan secara simbolis, dengan menyerahkan panji KBLI kepada pengurus Ketua KBLS, didampingi Sekretaris Ricky dan Bendahara H. Hamdun. "Besar harapan kami kelak putra daerah bisa berperan aktif mensukseskan pembangunan di daerahnya sendiri," jelas Ketum KBLI Heru Kusumo penuh optimis disambut senyum Nirwan Lesmana, Sekjen KBLI diiringi gemuruh dan tepuk tangan hadirin.  Seperti diinformasikan mantan wartawan seniot Nitwan Lesmana.

"Agenda pertama adalah merekrut anggota  sebanyaknya dengan silaturahmi dan konsolidasi terus menerus sambil meningkatkan keahlian. Sebab kabarnya PLTU Star Energy Parakan Salak banyak membutuhkan welder bersertifikat. Belum termasuk pembangunan kawasan industri jika jalur tol sudah selesai, kita sudah harus siap tempur," tegas Ketua KBLS terpilih yang biasa disapa Haji Jejen.

Memang, kabar terakhir dari Menteri BUMN Erick Thohir membenarkan akan melanjutkan pembangunan jalan bebas hambatan area itu. Dibantu Boston Consulting Group untuk melakukan konsolidasi pada BUMN Karya. Telah menunjuk PT. Hutama Karya (Persero) membantu PT. Waskita Karya (Persero) Tbk. untuk segera menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Bocimi. Semata2 untuk memuluskan perkembangan kawasan industri di sana. Semoga bisa berdampak positif bagi perekonomian daerah