INDUSTRY.co.id - Jakarta - Yayasan Kebaya Warisan Indonesia atau Kebaya Foundation kembali menggelar pertemuan sekaligus aksi sosial dengan dampak langsung kepada masyarakat. Meriung di kawasan Senayan, aktivis Kebaya Foundation memberikan santunan kepada Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Jakarta.
Kebaya Foundatuon merupakan yayasan yang didedikasikan untuk pelestarian dan pengembangan kebaya. Sedangkan acara tersebut dihadiri Ketua Umum Kebaya Foundation Tuti Roosdiono, dan juga pegiat yayasan antara lain Anisa Yudhoyono, Nur Aisah Sandiaga Uno, Santi Tio, dan lain-lain.
Menurut Happy Djarot, Ketua Kebaya Foundation DKI Jakarta, pihaknya bahagia menyambut temu kangen anggota yayasan sekaligus mengingat nilai-nilai kemanusiaan serta kepedulian terhadap sesama.
“Kebaya Foundation dan YPAC Jakarta memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong inklusi sosial dan memberikan kesempatan kepada anak-anak disabilitas untuk tumbuh dan berkembang dengan sebaik-baiknya,” kata Happy Djarot.
Happy Djarot menegaskan, Kebaya Foundation memiliki motto “Dengan berkebaya, Perempuan Indonesia Berdaya, Berbudaya dan Berkepribadian Pancasila” dan saat ini tengah memperjuangkan pencanangan ‘Hari Kebaya Nasional’ serta ‘Kebaya Goes to UNESCO’.
“Kami tak semata bertemu untuk temu kangen biasa. Sebisa mungkin dalam setiap event kami tekankan unsur sharing. Saling berbagi dengan sesama, terutama mereka yang benar-benar membutuhkan, sehingga kehadiran Kebaya Foundation benar-benar bermanfaat bagi publik,” kata ibu tiga anak yang juga calon anggota DPD dari Provinsi DKI Jakarta itu.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Kebaya Foundation Tuti Roosdiono mengapresiasi acara yang dimotori perwakilan DKI Jakarta ini.
“Dengan berbagai kesibukan, kami memang lama tak bertemu. Kami sungguh mengapresiasi inisiatif Bu Happy dan kawan-kawan Kebaya Foundation DKI untuk menggelar acara ini sekaligus berbagi sosial kepada adik-adik penyandang disabilitas,” kata anggota Komisi IX DPR ini.
Ketua Panitia Aksi Sosial dan Temu Kangen Kebaya Foundation Santi Tio menyatakan gembiranya bisa berkumpul dengan para pengusaha, wanita karir, maupun pegiat kemanusiaan yang tergabung pada yayasan yang berdiri sejak 28 Mei 2021 itu.
“Kita sadar kita ini tak bisa hidup sendiri. Ada saudara-saudara yang hidupnya mungkin belum seberuntung yang kita rasakan. Sebagai sesama anak bangsa, di sinilah esensi saling berbagi itu menjadi penting,” kata pengusaha sukses ini.