INDUSTRY.co.id-Jakarta-Pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Harimukti Yudhoyono menyentuh pembahasan sepakbola.
Dia mengungkapkan kandasnya Tim Nasional U20 Indonesia pada kompetisi Piala Dunia FIFA U-20.
Agus menyebutkan, persiapan Timnas U20 selama tiga tahun untuk berlaga di Piala Dunia U20 harus kandas.
Saat ditanya, Agus hanya menjawab singkat. "Sudah dijawab," ujar Agus di DPP Demokrat, Senin (3/4/2023).
Seperti diketahui, Piala Dunia FIFA U20 sebelumnya telah ditetapkan FIFA akan digelar di Indonesia pada 2023. Penetapan itu dilakukan pada tahun 2019.
Sejak saat itu, Indonesia bersiap dengan menyiapkan stadion di enam kota termasuk di Bali dan Jawa Tengah. Sekaligus mempersiapkan Timnas yang akan bertanding.
Namun, mendekati waktu pelaksanaan Drawing atau pengundian grup peserta, FIFA membatalkan acara yang awalnya akan digelar di Denpasar, Bali pada 31 Maret 2023 lalu itu.
Pembatalan Drawing itu diikuti oleh keputusan FIFA lainnya yang lebih menyedihkan. Yaitu pembatalan Indonesia dari tuan rumah Piala Dunia FIFA U20.
Hari ini, Senin (3 April 2023), Ketua Panitia Lokal (LOC) Piala Dunia FIFA U20 Erick Thohir telah membubarkan LOC.
"Hari ini, dengan berat hati, Tim LOC untuk FIFA World Cup U20 resmi dibubarkan. Terimakasih untuk kerja sama seluruh tim yang solid hingga penghujung perjuangan. Tetap semangat untuk membangun persepakbolaan Indonesia," ujar Erick.
Sementara itu, Pengamat Olahraga Anton Sanjoyo dalam sebuah wawancaranya dengan sebuah stasiun televisi nasional menegaskan, Indonesia jangan terus menerus larut dalam kesedihan.
Namun, kegagalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA U20 sebaiknya menjadi pelajaran penting bagi pelaksanaan event olahraga internasional ke depan.
Menurutnya, agar masalah yang sama tidak terjadi dan berdampak buruk atau sama seperti yang dialami Piala Dunia FIFA U20, maka kepala daerah yang sudah menandatangani kesepakatan mendukung event olahraga, jangan mengeluarkan pernyataan yang justru bertentangan.
“Kalau kepala daerah sudah menandatangani kesepakatan sebagai Host, ya jangan membuat masalah. Ini kan seperti sudah menerima, kemudian mengungkapkan narasi menolak. Itu bukan hanya kontraproduktif, malah menjadi bencana pada konteks Piala Dunia U20 kemarin,” ujarnya.