INDUSTRY.co.id, Jakarta- PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) terus melakukan langkah- langkah strategisnya dan tetap memperkuat posisinya di market distribusi bahan baku di segmen industri yang telah ditangani maupun pengembangannya dengan merealisasikan pembukaan kantor cabang di Cirebon di akhir tahun 2022 dan terus mempersiapkan rencana pembukaan cabang Itarawang maupun cabang lainnya yang akan dituntaskan secepatnya untuk memperkuat jajaran kantor penjualan supaya penjualan dapat terus ditingkatkan baik saat ini maupun kedepan.
Di samping itu Perseroan juga berhasil menambah beberapa produk baru: Hydrogen Peroxide (H2O2j, Benzyl Benzoate, Alkyl Phenolic Resin, Eberle Specialty Product, Monosodium Glutamate (MSG) dan lainnya yang banyak dipakai untuk industri tekstil, kebersihan (cleaning), pewarnaan (dyeing], kertas, kulit, perekat (lem), dan lain-lain. Perseroan juga menambah kekuatan sales headcount yang produktif untuk mendukung dan memperkuat tim penjualan dan mendapatkan pelanggan-pelanggan baru maupun memperkuat hubungan dengan pelanggan yang sudah ada.
Di tengah kondisi market yang masih terdampak oleh beberapa faktor global yang terjadi seperti perang Rusia-Ukraina sejak Maret 2022 yang berdampak pada perekonomian banyak negara sampai hari ini dan menimbulkan krisis pada sebagian besar sektor antara lain: sandang, pangan, industri termasuk bahan baku komoditi. Selain itu, terjadi inflasi dan resesi yang tinggi terutama di negara- negara pemasok utama dunia antara lain: China, Amerika, Eropa, dan Jepang yang pada akhirnya menyebabkan fluktuasi pada harga bahan baku industri sehingga berdampak pada melemahnya permintaan di dalam negeri.
Melemahnya mata uang Rupiah terhadap mata uang US Dollar yang mencapai sekitar +/- 1Ò,2% sampai akhir Desember 2022 juga berdampak pada market dengan mengurangi pembelian bahan baku dan tentunya hal ini menjadi tantangan manajemen, tetapi Perseroan pada akhirnya meraih kinerja yang positif di akhir tahun 2022 dengan membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 2%. KKES di akhir tahun buku 2022 meraih penjualan sebesar 231 Miliar meningkat 2% dibandingkan pada periode yang sama tahun 2021 sebesar 226 Miliar. Laba komprehensif yang dicapai Perseroan 6.6 Miliar di akhir tahun buku 2022 turun 64% dibandingkan pada periode yang sama tahun 2021 sebesar 18.7 Miliar. Penurunan laba komprehensif ini dikarenakan pada tahun 2021 Perseroan membukukan laba penjualan aset tetap sebesar 7.3 Miliar pada tahun 2021. Perseroan tetap meraih laba komprehensif pada akhir tahun buku 2022 dengan baik walaupun faktor global yang masih berdampak pada penurunan permintaan di market dan harga beberapa bahan baku.
Perseroan sangat optimis untuk meraih peningkatan pendapatan pada tahun 2023 walaupun di tengah keadaan dan tantangan yang ada, baik global maupun domestik karena Perseroan telah mempersiapkan dan akan menjalankan langkah-łangkah strategis antara Iain:
- Menambah produk yang memiliki margin lebih baik, seperti Eberłe Specialty untuk industri penyamakan;
- Menambah kantor cabang penjualan di Karawang, Medan, dan Denpasar untuk memperluas cakupan area distribusi dan menambah pelanggan baru;
- Memperkuat tim penjualan dengan menambah sales headcount yang produktif;
- Meningkatkan pengadaan barang lebih optimal untuk mendukung penjualan dengan lebih maksimal serta me-manage working capital Perseroan lebih baik lagi. Perseroan sangat optimis dengan menargetkan pertumbuhan pendapatan pada tahun 2023