INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mengumumkan kinerja keuangan untuk periode satu tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. ICBP mencatatkan pertumbuhan penjualan neto konsolidasi sebesar 14% menjadi Rp64,80 triliun dari Rp56,80 triliun pada tahun lalu.

Advertisement

Laba usaha naik 15% menjadi Rp13,38 triliun dari Rp11,67 triliun, dan marjin laba usaha stabil di kisaran 20,6%. Core profit yang mencerminkan kinerja operasional meningkat 7% menjadi Rp7,31 triliun dari Rp6,86 triliun.

Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP, mengatakan tahun 2022 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi perusahaan-perusahaan FMCG karena ketegangan geopolitik, berbagai perubahan seputar peraturan dan kebijakan, serta kenaikan harga berbagai komoditas. 

Advertisement

"Meskipun demikian, saya gembira ICBP dapat terus mencatatkan kinerja keuangan dan bisnis yang baik di tahun 2022 didukung oleh kekuatan brand equity, pricing power dan kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat," kata Anthoni yang dikutip INDUSTRY.co.id, Selasa (28/3/2023).

"Di tahun 2023, kami akan tetap fokus mengembangkan kegiatan usaha di Indonesia dan di luar Indonesia secara organik, mengoptimalkan keseimbangan antara pertumbuhan volume penjualan dan profitablitas, memperkuat posisi pasar di seluruh kategori produk, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat," imbuhnya.

Advertisement

Asal tahu saja, ICBP merupakan salah satu produsen produk konsumen yang memiliki kegiatan usaha dalam berbagai kategori produk, antara lain mi instan, dairy, makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan makanan khusus, serta minuman. Selain itu, ICBP juga menjalankan kegiatan usaha kemasan yang memproduksi kemasan fleksibel maupun karton untuk produk-produk perseroan.

Kegiatan operasional ICBP didukung oleh sekitar 60 pabrik yang tersebar di berbagai wilayah utama di Indonesia, sehingga dapat senantiasa dekat dengan para konsumen dan menjamin kesegaran serta ketersediaan produk-produk di seluruh channel penjualan. 

Advertisement

Guna melayani permintaan pasar di mancanegara, ICBP memiliki lebih dari 20 fasilitas produksi mi instan di Malaysia, Afrika, Timur Tengah, dan Eropa Tenggara yang menempatkan ICBP sebagai salah satu produsen mi instan terbesar di dunia. Selain itu, ICBP juga mengekspor berbagai produknya dari Indonesia di lebih dari 100 negara di dunia.