INDUSTRY.co.id - Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) bekerja sama dengan organisasi Papuan Center akan membangun Unversitas Bung Karno (UBK) di Wamena, Papua, demikian ujar pendiri YPS, Rachmawati Soekarnoputri di Jakarta, Jumat.

Advertisement

Rachmawati mengatakan upaya membangun Papua harus disertai dengan kerja keras guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang sekaligus menguatkan karakter kebangsaan di daerah tersebut.

Dokumen kerja sama YPS dan Papuan Center untuk membangun UBK di Papua ditandatangani pada tanggal 19 November 2016 pada kegiatan Sarasehan Kebangsaan bertema "Papua Anak Bungsu Ibu Negeri" di Jakarta.

Advertisement

Rachma menekankan bahwa kerja sama antara YPS dan Papuan Center harus melibatkan seluruh tokoh adat Papua.

"Dengan memperhatikan sejarah, UBK di Bumi Papua harus dikelola dengan melibatkan secara aktif Lembaga Adat Papua," katanya seperti dikutip Antara.

Advertisement

Dalam rangka melayani pendidikan bagi masyarakat di provinsi paling timur Indonesia tersebut, YPS memberikan beasiswa pendidikan tingkat sarjana di UBK Jakarta kepada tiga calon mahasiswa dari keluarga tokoh Papua, yakni keluarga almarhum Theis Hiyo Eluway, keluarga Don Flassy dan keluarga Karlos Hubi.

Sementara itu, Rektor UBK Soenarto mengatakan YPS juga telah mendirikan Akademi Komunitas Diaspora Bung Karno yang menjadi cikal bakal dari UBK Wamena, dan dikelola bersama YPS dan Papuan Center.

Advertisement

Untuk komitmen dan perhatian putri Bung Karno itu dalam dunia pendidikan, Staf Khusus Presiden RI untuk urusan Papua, Lenis Kogoya atas nama tokoh-tokoh adat Papua telah menganugerahkan gelar "Mama Papua" bagi Rachmawati.

Gelar ini merupakan apresiasi atas upaya tak kenal lelah yang dilakukan Rachma sehinga tidak sedikit pemuda Papua yang melanjutkan pendidikan tinggi di UBK Jakarta.(Hrb)