INDUSTRY.co.id - Jakarta - Lazada Logistics memberikan kesempatan bagi para penjual di Lazada merasakan manfaat dari layanan logistik. Khususnya terkait efisiensi berbasis teknologi dan penggunaan kemasan ramah lingkungan turut berkontribusi dalam mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi sampah, serta penerapan konsep ekonomi keberlanjutan.
Menurut Chief Logistics Officer, Lazada Logistics Indonesia, Philippe Auberger, dalam mewujudkan pengelolaan ekosistem Lazada yang bertanggung jawab, penjual di Lazada dapat ikut berkontribusi dengan memanfaatkan ekosistem yang dapat mengurangi dampak lingkungan dengan mengedepankan tiga pendekatan utama oleh unit bisnis Lazada Logistics.
"Pertama adalah melalui penggunaan kemasan ramah lingkungan dalam Layanan FBL (Fulfilment by Lazada) yang menggunakan kardus karton bersertifikasi Forest Stewardship Council (FSC) serta kertas serut daur ulang sebagai pengganti plastik bagi pengiriman penjual Lazada," kata Philippe.
Kedua, menurut Philippe, Lazada meningkatkan efisiensi berbasis teknologi canggih agar operasional bisnis lebih efektif dan efisien, dengan menggunakan smart routing untuk frontliner (mitra kurir) dan internet of things (IoT) agar pengiriman barang lebih cepat.
Ketiga, melalui transisi energi yang diwujudkan Lazada melalui kegiatan operasional yang rendah jejak karbon dengan mengaktifkan armada berbasis listrik dan sepeda Blue Vehicle untuk pengiriman paket yang lebih ramah lingkungan.
Blue Vehicle juga merupakan salah satu topik yang disorot dalam Laporan Dampak Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dirilis oleh Lazada Group.
Lazada memiliki semangat dalam upaya keberlanjutan untuk kelestarian alam. Beragam inisiatif telah dilakukan untuk mendukung operasional yang lebih ramah lingkungan bagi semua ekosistemnya termasuk penjual, salah satunya adalah melalui jasa FBL dari Lazada Logistics yang menggunakan material paket yang lebih ramah lingkungan.
"Lazada Logistics juga baru terpilih sebagai pemenang kategori Responsible Consumption and Production (Plastic)" pada ajang Business 20 (B20) Sustainability 4.0 Awards," ujar Philippe lagi.
FBL adalah layanan pemenuhan menyeluruh, mulai dari penyimpanan produk (warehousing) mitra brand atau penjual di gudang milik Lazada, pengemasan, hingga pengiriman produk ke pelanggan.
Layanan dan teknologi FBL dapat menjadi andalan penjual untuk mengelola inventori produk di gudang Lazada sehingga operasional penjual lebih lancar dan efektif. Dengan mengandalkan layanan FBL, para penjual bisa lebih fokus ke strategi pengembangan bisnisnya.