Cegah PMK, Kementan Geber Vaksinasi Massal di Yogyakarta

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 05 November 2022 - 20:50 WIB

Peternak Sapi di Yogyakarta
Peternak Sapi di Yogyakarta

INDUSTRY.co.id-Yogyakarta-Dalam Rangka Penanganan PMK Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan vaksinasi massal pada ternak sapi dan kerbau.

Vaksinasi massal yang dilakukan terhadap kurang lebih 1.500 ekor sapi di Kabupaten Gunung Kidul ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebarluasan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal tersebut disampaikan oleh Makmun Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, pada acara kegiatan vaksinasi PMK dan penandaan ternak di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta pada hari ini Jumat (04/11).

Makmun mengatakan, vaksinasi merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah dalam upaya pencegahan dan pengendalian PMK dengan tujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh hewan terhadap virus.

“Kami berharap pada akhir tahun ini semua wilayah di Yogyakarta dapat segera melaksanakan vaksinasi massal, sehingga target vaksinasi di daerah ini dapat segera tercapai”, ucap Makmun.

Berdasarkan data siagapmk-crisiscenter.id, capaian vaksinasi di DI Yogyakarta baru mencapai 68.941 ekor per tanggal 3 Nopember 2022, sedangkan capaian vaksinasi Kabupaten Gunungkidul mencapai 16.158 ekor.

Pada kesempatan tersebut Makmun mengatakan, total target vaksinasi PMK di Provinsi DI Yogyakarta sebanyak 308.826 ekor, sehingga menurutnya capaian tersebut masih jauh dari target, sehingga harus dikejar.

“Kita minta setiap daerah untuk segera melakukan akselerasi pelaksanaan vaksinasi dengan melibatkan berbagai pihak dan stakeholder lainnya”, ungkap Makmun. Dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi massal ini pihaknya menggandeng semua pihak menjadi sebuah tim yang terdiri dari dokter hewan, petugas handling, petugas pencatat/penanda/data encoder. "Ditjen PKH juga menugaskan Tim dari Pusat dan UPT untuk bersama-sama dengan Tim Dinas melakukan percepatan vaksinasi PMK", imbuhnya.

Oleh karena itu Ia pun menyarankan agar para peternak segera melakukan vaksinasi sapinya agar terhindar dari kerugian yang cukup besar.

“Ternak yang telah divaksin kita beri tanda dengan ear tag, sehingga tercatat dan kita bisa lihat datanya di aplikasi IDENTIK PKH untuk mengetahui status vaksinasi ternak tersebut, seperti di aplikasi pedulilindungi,” ungkap Makmun.

Terkait penandaan ternak, Makmun menuturkan, ke depan akan mengatur bahwa ternak yang boleh dilalulintaskan adalah ternak yang sudah divaksin paling sedikit 2 kali dan sudah ada eartagnya. Makmun menegaskan, dengan adanya penandaan ternak melalui eartag, pemerintah bisa menjamin ternak yang dilalulintaskan ke daerah lain tidak membawa penyakit.

Makmun juga menjelaskan, peternak tidak perlu khawatir dan ragu untuk ternak jantan yang ditindik/dipasang eartag itu akan mengganggu persyaratan kebolehan untuk kurban maupun aqiqah. "MUI pusat sudah mengeluarkan fatwa untuk ternak yang ditanda eartag tetap sah sebagai ternak qurban atau aqiqah", ujarnya.

Sementara itu, Wulandari Wibawanti Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gunungkidul mengatakan, pihaknya akan terus mengupayakan pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan target sebesar 69% dari populasi ternak sapi di wilayahnya.

“Vaksinasi ini akan terus kami lakukan maksimal, kami upayakan bahwa setiap hari harus ada vaksinasi yang dilakukan disetiap UPT dan Puskeswan. “Dengan vaksinasi ini kita harapkan ternak menjadi lebih kebal terhadap serangan virus, sehingga ternak terhindar dari PMK”, pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi Buka Kejuaraan Dunia Wushu Junior Ke-8

Selasa, 06 Desember 2022 - 03:57 WIB

Presiden Jokowi Buka Kejuaraan Dunia Wushu Junior Ke-8

Presiden Joko Widodo secara resmi membuka penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Wushu Junior Ke-8 Tahun 2022. Acara pembukaan dipusatkan di Hall Nusantara, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD…

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia membutuhkan jutaan tenaga kerja dalam bidang digital. Peluang yang besar ini mengingat tumbuh suburnya ekosistem digital.

Senin, 05 Desember 2022 - 23:26 WIB

Indonesia Butuh 9 Juta SDM Digital, Mendesak Kolaborasi Pendidikan dan Industri

Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia membutuhkan jutaan tenaga kerja dalam bidang digital. Peluang yang besar ini mengingat tumbuh suburnya…

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memprioritaskan kader internal sebagai tokoh yang akan dimajukan sebagai calon presiden (capres).

Senin, 05 Desember 2022 - 22:58 WIB

Pengamat: Munculnya Dinamika Pencapresan di KIB Hal Wajar

Jakarta- Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memprioritaskan kader internal sebagai tokoh yang akan dimajukan sebagai calon presiden (capres). Hal itu diungkap Ketum PAN Zulkifli Hasan, yang mengatakan…

Ilustrasi TV produksi Panasonic terbaru

Senin, 05 Desember 2022 - 20:19 WIB

Panasonic Produksi OLED TV & Smart TV 4K Terbaru

PT Panasonic Gobel Indonesia tak henti menghadirkan inovasi teknologi Televisi. Guna memberikan kepuasan mendapatkan informasi dan hiburan dengan performa dan kualitas produk yang terbaik, Panasonic…

RiaMiranda Tenth Annual Show

Senin, 05 Desember 2022 - 19:21 WIB

Ria Miranda Perkenalkan Tren Koleksi 2023 Lewat RiaMiranda Tenth Annual Show

Brand Moslem fashion RiaMiranda menggelar acara tahunannya yang ke-10, RiaMiranda Tenth Annual Show dipersembahkan oleh BRI serta didukung oleh Somethinc sebagai Official Beauty Partner di Grand…