INDUSTRY.co.id - Seoul, Dalam kunjungan kerjanya ke Korea Selatan, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto meminta manajemen Lotte Chemical Titan agar segera merealisasikan investasinya di Indonesia. Industri petrokimia asal Korea Selatan itu akan membangun pabrik senilai Rp52 triliun di Cilegon, Banten.

Seperti dikutip dari laman facebook Airlangga Hartarto, ia bersama rombongan melakukan kunjungan ke Korea Selatan guna menemui Chairman Lotte Chemical Titan, Shin Dong Bin, Selasa (4/7/2017).

"Hari ini kami melakukan pertemuan dengan Chairman Lotte, Shin Dong Bin dengan didampingi oleh kepala Bekraf, Triawan Munaf dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan," tulis Airlangga di laman facebook.

Selain itu, Airlangga juga melakukan pertemuan dengan CEO LG Internasional . "Pasca melakukan pertemuan dengan Chairman Lotte, Shin Dong Bin, pada agenda kunjungan kerja ke Korea Selatan 3-6 Juli 2017, kami melanjutkan pertemuan dengan CEO LG Internasional Chi Ho song, didampingi dengan Duta besar, Umar Hadi," ungkapnya.

Seperti diketahui, industri petrokimia asal Korea Selatan, Lotte Chemical, akan segera merealisasikan investasinya sebesar Rp52 triliun untuk memproduksi naphtha cracker dengan total kapasitas sebanyak 2 juta ton per tahun. Bahan baku kimia tersebut diperlukan untuk menghasilkan ethylene, propylene dan produk turunan lainnya.

Kemenperin tengah memprioritaskan akselerasi pertumbuhan industri petrokimia di dalam negeri yang merupakan sektor strategis pendukung banyak sektor hilir. Apalagi, selama 15 tahun ini investasi di sektor hulu petrokimia hampir tidak ada.

Untuk itu, Kemenperin mengusulkan agar industri petrokimia termasuk sektor yang perlu mendapatkan penurunan harga gas karena sebagai sektor pengguna gas terbesar dalam proses produksinya. Dengan harga gas yang kompetitif, daya saing industri petrokimia nasional makin meningkat.