Synthesis Huis Berikan Solusi Keuangan Bagi Executive Milenial untuk Miliki Rumah di Jakarta

Oleh : Hariyanto | Kamis, 29 September 2022 - 19:48 WIB

forum diskusi bertema “Kelola Rencana Keuangan Ala Milenial Miliki Properti,”
forum diskusi bertema “Kelola Rencana Keuangan Ala Milenial Miliki Properti,”

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Hadirnya Synthesis Huis di wilayah Cijantung, Jakarta Timur dapat dijadikan pilihan hunian bagi semua kalangan termasuk executive milenial. Hal ini diungkapkan oleh Managing Director Synthesis Huis, Aldo Daniel  Dalam forum diskusi bertema “Kelola Rencana Keuangan Ala Milenial Miliki Properti,” sekaligus menepis pandangan masyarakat terhadap milenial yang kesulitan punya rumah di Jakarta.

“Kami tidak hanya mengembangkan hunian yang nyaman, tetapi juga menawarkan pilihan investasi yang tepat. Lokasi Synthesis Huis sangatlah strategis, dekat ke mana-mana dan aksesnya mudah dijangkau. Kami juga berupaya melakukan banyak hal untuk mempermudah konsumen memiliki hunian di Synthesis Huis,” kata Aldo yang dikutip INDUSTRY.co.id, Kamis (29/9/2022).

Aldo mengatakan, ada tiga sistem pembayaran ditawarkan, yaitu dengan cara cash keras yang dapat diangsur 6X, cash bertahap yang dapat diangsur sebanyak 24X dan KPR mulai DP sebesar 5% bisa disubsidi oleh developer dan angsuran 1% per bulan.

Lebih lanjut Aldo mengatakan, untuk membidik kalangan executive milenial, Synthesis Huis juga telah menggandeng sejumlah perbankan di antaranya KPR Bank Mandiri. Harapannya, selain mempermudah dari sisi pembiayaan, penjualan unit Synthesis Huis dapat terjual sesuai target yang direncanakan.

“Akan ada promo menarik yang akan kami tawarkan untuk mendongkrak penjualan unit Synthesis Huis. Bulan Oktober, kami juga masih meluncurkan program subsidi DP untuk KPR. Jadi jangan sampai menunggu bunga KPR naik, sekaranglah saat yang tepat membeli rumah,” papar Aldo.

Dalam kesempatan yang sama Lolita Setyawati, Founder PT Daya Uang Indonesia Tangguh juga memaparkan solusi dan strategi perencanaan keuangan yang bisa dilakukan generasi milenial untuk mempunyai rumah.

Menurut Lolita, masalah terbesar generasi milenial saat ini salah satunya adalah gaya hidup. Sebetulnya milenial itu mampu membeli rumah asalkan menerapkan strategi perencanaan keuangan secara matang. Terpenting adalah mengatur cash flow, berusaha mengalokasikan sebagian penghasilan mereka untuk tabungan uang muka mencicil rumah.

“Merencanakan keuangan salah satu cara termudah untuk bisa memiliki rumah, apalagi harga properti tiap tahun mengalami kenaikan yang relatif tinggi. Hal pertama yang harus dilakukan milenial adalah merubah main set, berfikir visioner untuk membeli rumah. Mereka harus fokus mencapai target,” jelas Lolita.

Menurutnya, semua harus terencana dengan baik, ada porsi keuangan yang bisa dikeluarkan untuk keperluan saat ini dan mematangkan pula rencana keuangan untuk masa depan. Milenial harus cerdas menata cash flow agar semua impian dapat direalisasikan.

“Semakin besar penghasilan, tentunya porsi tabungan untuk investasi lebih besar. Ada baiknya fokus ingin punya rumah seperti apa, lokasinya di mana, harga sesuai kemampuan. Upayakan menabung untuk uang muka jika ingin membeli rumah secara KPR. Saran saya, milenial harus melek investasi di instrumen yang menghasilkan lebih tinggi dari kenaikan harga properti pertahun yaitu 6%,” ujar Lolita.

Bicara investasi properti, Ayu Pertiwi selaku Vice President Consumer Loans Group Bank Mandiri juga memaparkan beragam keuntungan investasi properti sebagai instrumen paling aman yang nilainya tidak pernah turun.

Menariknya investasi properti dapat terlihat data serapan KPR sebelum dan sesudah pandemi, konsumen yang membeli rumah melalui KPR masih cukup tinggi. Berdasarkan data Laporan Survei Properti Residensial di Pasar Primer oleh Bank Indonesia pada Triwulan I 2022 mayoritas Konsumen masih menggunakan KPR dalam pembiayaan propertinya (kurang lebih 70%), dan pertumbuhan KPR mengalami kenaikan sebesar 10,61% (yoy) lebih tinggi dari triwulan sebelumnya (9,76%). Booking Mandiri KPR khususnya primary mengalami kenaikan sebesar 23% secara Ytd di bulan Agustus 2021.

Menurut Ayu, memang saat ini KPR Bank Mandiri juga membidik kalangan milenial, beberapa pilihan KPR Bank Mandiri yang cocok untuk executive milenial antara lain program pricing yang terdiri dari suku bunga selected developer dengan suku bunga 3,88% fix 3 tahun untuk tenor minimal 12 tahun, suku bunga 5,99% fix 5 tahun untuk tenor minimal 12 tahun, dan khusus untuk karyawan pekerja ditawarkan suku bunga 8,5% fix 10 tahun.

KPR Bank Mandiri menawarkan pula keringanan biaya provisi dan admin bagi executive milenial, yaitu bebas biaya provisi dan admin khusus untuk karyawan pekerja yang mengambil suku bunga 9,25% fix 10 tahun. Ada juga program kemudahan proses KPR khususnya kemudahan persyaratan dokumen income (KPR Instant Approval, KPR Prime Customer, KPR Prioritas, KPR Pegawai dan  KPR Hebat).

“Kami juga meluncurkan program kerja sama dengan berbagai pengembang, berkolaborasi dengan developer termasuk join program.  Selama ini penjualan KPR Bank Mandiri didominasi dari KPR segmen primary seperti yang kami lakukan di Synthesis Huis,” ungkap Ayu.

“Pastinya akan banyak keuntungan yang bisa dinikmati executive milenial bila membeli hunian di Synthesis Huis melalui KPR Bank Mandiri. Saran saya buat executive milenial untuk membeli rumah baru melalui developer, karena akan ada banyak kemudahan dan promo menarik yang diberikan pihak pengembang,” ucapnya.

Menurut Ayu, industri properti di tahun 2022 diproyeksikan terus tumbuh dengan kondisi perekonomian yang semakin membaik, dengan salah satu indikator adalah pemulihan ekonomi dan kayakinan konsumen akan prospek ekonomi ke depan, hal ini juga didorong oleh kebijakan perpanjangan Loan to Value (LTV) sebesar 100% hingga Desember 2022 dan beberapa pengembang mulai meluncurkan proyek baru di tahun 2022.

“Diproyeksikan bahwa industri properti tahun 2022 akan semakin meningkat, dengan dukungan perbankan memberikan suku bunga rendah, dukungan pemerintah serta berbagai gimmick menarik dari developer akan mendorong masyarakat untuk bertransaksi properti,”pungkas Ayu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia membutuhkan jutaan tenaga kerja dalam bidang digital. Peluang yang besar ini mengingat tumbuh suburnya ekosistem digital.

Senin, 05 Desember 2022 - 23:26 WIB

Indonesia Butuh 9 Juta SDM Digital, Mendesak Kolaborasi Pendidikan dan Industri

Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia membutuhkan jutaan tenaga kerja dalam bidang digital. Peluang yang besar ini mengingat tumbuh suburnya…

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memprioritaskan kader internal sebagai tokoh yang akan dimajukan sebagai calon presiden (capres).

Senin, 05 Desember 2022 - 22:58 WIB

Pengamat: Munculnya Dinamika Pencapresan di KIB Hal Wajar

Jakarta- Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memprioritaskan kader internal sebagai tokoh yang akan dimajukan sebagai calon presiden (capres). Hal itu diungkap Ketum PAN Zulkifli Hasan, yang mengatakan…

Ilustrasi TV produksi Panasonic terbaru

Senin, 05 Desember 2022 - 20:19 WIB

Panasonic Produksi OLED TV & Smart TV 4K Terbaru

PT Panasonic Gobel Indonesia tak henti menghadirkan inovasi teknologi Televisi. Guna memberikan kepuasan mendapatkan informasi dan hiburan dengan performa dan kualitas produk yang terbaik, Panasonic…

RiaMiranda Tenth Annual Show

Senin, 05 Desember 2022 - 19:21 WIB

Ria Miranda Perkenalkan Tren Koleksi 2023 Lewat RiaMiranda Tenth Annual Show

Brand Moslem fashion RiaMiranda menggelar acara tahunannya yang ke-10, RiaMiranda Tenth Annual Show dipersembahkan oleh BRI serta didukung oleh Somethinc sebagai Official Beauty Partner di Grand…

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf bersama Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan

Senin, 05 Desember 2022 - 19:20 WIB

Pasuruan Optimalkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau

Sepanjang tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT). Tujuannya sudah pasti, mendukung penuh pelaksanaan program-program…