Jamin Layanan Kesehatan KTT G20 di Bali, Kemenkes Siagakan Fasilitas

Oleh : Kormen Barus | Jumat, 23 September 2022 - 10:03 WIB

Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Sunarto, saat konferensi pers virtual, Kamis (22/9/2022). foto: fmb9
Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Sunarto, saat konferensi pers virtual, Kamis (22/9/2022). foto: fmb9

INDUSTRY.co.id, Jakarta– Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mendukung kelancaran penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pada 15-16 November 2022 di Bali dengan menyiapkan fasilitas pelayanan Kesehatan, bukan hanya di hotel utama, Apurva Kempinski Bali, tapi di seluruh hotel tempat para delegasi menginap selama penyelenggaraan. Beberapa Rumah Sakit rujukan pun telah ditunjuk.

“Sudah dipilih beberapa RS. Pemilihannya juga telah menghitung jarak dari main venue, yaitu Apurva Kempinski ke RS rujukan,” kata Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Sunarto, saat konferensi pers virtual, Kamis (22/9/2022).

Kementerian Kesehatan dalam menunjuk RS rujukan ditentukan dari perhitungan waktu yang telah dilakukan. Ketika ada kejadian yang membutuhkan layanan kesehatan, jarak tempuh yang dibutuhkan ke RS paling jauh adalah 48 menit, dan yang paling dekat yaitu 13 menit. Meski begitu, di main venue, juga akan disediakan klinik kesehatan dan Mini-ICU.

“Jadi kami telah menghitung. Namun begitu bukan ada apa-apa jika misalnya ada person dibawa langsung dengan ambulan. Tapi ini adalah standar penanganan emergensinya. Tapi tetap, di Apurva Kempinski juga ada klinik dan Mini-ICU,” kata Sunarto, sembari menambahkan bahwa khusus pimpinan negara atau VVIP, penanganannya akan dilakukan Sekretariat Negara.

“Sedangkan Kemenkes hanya untuk delegasi seperti Menteri, Duta Besar, dan lainnya jumlahnya sekitar 600 orang. Selain ada mini-ICU dan klinik kesehatan, ada juga tim mobile 24 jam,” kata Sunarto.

Untuk mini-ICU beberapa fasilitas kesehatan yang disiapkan adalah tempat tidur pasien, tempat tidur periksa, meja serta mobile ventilator jika ada kegawatdaruratan jantung serta paru-paru. Di mini-ICU juga akan ada dokter spesialis jantung, dokter spesialis anastesi, dan didukung dokter umum juga perawat-perawat yang sudah terlatih.

Mereka akan bersiaga selain di Apurva, juga di 21 hotel lainnya tempat para delegasi menginap. Rinciannya 10 hotel di Nusa Dua, 3 hotel di Kuta, 3 di Tuban, 3 di Jimbaran, 1 di Sanur dan 1 hotel di daerah Uluwatu. Kemenkes juga akan membagi tujuh zona pelayanan Kesehatan saat KTT G20. Setiap zona akan ada tim mobile yang bersiaga selama 24 jam.

“Untuk kepresidenan, disiapkan ambulan kepresidenan. Tersedia dua mini icu di Apurfa Kempinski dan GWK, satu unit klinik kesehatan di Apurva Kempinski, dan juga ada empat tim mobile,” kata Sunarto.

Tujuh Rumah Sakit Rujukan, Siap Beri Layanan Terbaik

Persiapan layanan kesehatan tersebut, Kemenkes bekerja sama dan berkoordinasi dengan Sekretariat Negara, Kementerian Maritim dan Investasi, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Meski pandemi COVID-19 di dunia dan Indonesia secara khusus, telah mampu dikendalikan, Sunarto mengungkapkan jika protokol kesehatan masih menjadi masih tetap diterapkan. Para delegasi sebelum berangkat telah diwajibkan memenuhi beberapa persyaratan, dengan aplikasi PeduliLindungi.

Tujuh RS Internasional dan daerah yang akan menjadi rujukan saat KTT G20 di antaranya, RSUP IGN Ngurah (jarak ke Apurva Kempinksi sejauh 21 kilometer dengan waktu tempuh 39 menit), RSUD Bali Mandara (jarak ke Apurva Kempinksi 20 kilometer dan waktu 32 menit), RS Universitas Udayana (jarak ke Apurva Kempinksi  11 kilometer dan waktu 24 menit), RS Siloam (jarak ke Apurva Kempinksi 17 kilometer dan waktu 28 menit), RS BIMC Nusa Dua (jarak ke Apurva Kempinksi 4.5 kilometer dan waktu 13 menit), RS Bhayangkara (jarak ke Apurva Kempinksi 25 kilometer dan waktu 48 menit), dan RS Tk II Udayana (jarak ke Apurva Kempinksi 22 kilometer dan waktu 40 menit).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

diskusi online yang digelar Forum Merdeka Barat bertajuk "UU Cipta Kerja Tumbuhkan Pengusaha Muda dan UMKM" pada Senin (26/9/22).

Senin, 26 September 2022 - 19:37 WIB

UU Ciptakerja Memberi Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan UMKM

Jakarta, FMB9 - Sekretaris Satgas Percepatan Sosialisasi UU Cipta Kerja, Arief Budimanta menyampaikan kehadiran Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) bertujuan memberikan kemudahan, perlindungan…

Mitsubishi New Xpander Cross

Senin, 26 September 2022 - 19:30 WIB

Dibekali Fitur Canggih, New Xpander Cross Lebih Unggul dari Mobil Sekelas

New Mitsubishi Xpander Cross resmi diluncurkan pada 11 Agustus 2022 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022. Mengusung tagline “Rise to Your Life’s Adventure”,…

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Senin, 26 September 2022 - 19:19 WIB

Sebelum Diberlakukan, Pemerintah Diminta Masifkan Uji Coba Konversi ke Kompor Listrik

Jakarta- Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah meminta pemerintah untuk melanjutkan ujicoba konversi elpiji ke listrik dan membuktikan bahwa dengan cara ini masyarakat bisa berhemat.

CEO Telin Budi Satria Dharma Purba (kedua dari kanan) berdiskusi dengan para Panelis, dari TI Sparkle Leonardo Cerciello (paling kanan), China Unicom Global Dr. Meng Shusen (tengah), Head of Asia GSMA Julian Gorman (kedua dari Kiri), dan SMD Delta Partners Sam Evans (paling kiri)

Senin, 26 September 2022 - 19:15 WIB

Perkuat Infrastruktur, Telkom Bidik Potensi Konektivitas Asia Pasifik

PT Tekom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menilai konektivitas Asia Pasifik memiliki potensi pertumbuhan yang sangat tinggi, seiring dengan transformasi digital yang dilakukan negara-negara…

Kepala BKSJI Kemenperin Doddy Rahadi

Senin, 26 September 2022 - 18:40 WIB

Keren! Balai Besar Kemenperin Ciptakan Sistem Monitoring Kualitas Udara & Air Limbah Industri Terintegrasi Digital

Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Pencegahan Pencemaran Industri (BBSPJPPI) Semarang telah menciptakan sistem monitoring kualitas udara maupun air limbah industri yang terintegrasi…