Sambil Menyelam Minum Sampah?

Oleh : Herry Barus | Senin, 05 September 2022 - 14:48 WIB

(Kiri ke kanan) Swietenia Puspa Lestari, Founder Divers clean Action, Dr Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, Nutrionis, M. Reza Cordova Ph.D, peneliti Pusat Riset Oseanografi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Febrian, Influencer & Travel Blogger dan Marischka Prudence, Influencer & Travel Blogger dalam Talkshow dengan “Sambil Menyelam Minum Sampah?” di Pameran Deep and Extreme 2022
(Kiri ke kanan) Swietenia Puspa Lestari, Founder Divers clean Action, Dr Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, Nutrionis, M. Reza Cordova Ph.D, peneliti Pusat Riset Oseanografi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Febrian, Influencer & Travel Blogger dan Marischka Prudence, Influencer & Travel Blogger dalam Talkshow dengan “Sambil Menyelam Minum Sampah?” di Pameran Deep and Extreme 2022

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Indonesia sudah dikenal dunia sebagai salah satu destinasi wisata bahari yang paling banyak diminati oleh wisatawan mancanegara. Kekayaan laut inilah yang menarik minat para penggiat wisata bahari, khususnya para penyelam untuk datang ke Indonesia dan menjelajahi alam bawah laut Indonesia.

Sayangnya, seiring semakin banyaknya aktivitas manusia baik di darat maupun dilaut sangat berpengaruh kepada kelestarian laut. Maka dari itu, Divers Clean Action (DCA) menghadirkan Talkshow dengan judul “Sambil Menyelam Minum Sampah?” di Pameran Deep and Extreme 2022, Hall A Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 4 September 2022 sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, khususnya para penyelam, terkait ancaman mikroplastik terhadap lingkungan, aktivitas penyelaman serta dampaknya bagi kesehatan masyarakat di panggung utama pameran Deep and Extreme 2022.

M. Reza Cordova, peneliti Pusat Riset Oseanografi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memaparkan hasil penelitian lapangan dari program MicroSEAP, program kolaborasi antara BRIN, DCA dan Burung Indonesia dengan University of Portsmouth UK. MicroSEAP adalah sebuah program riset kolaborasi untuk mendapatkan data terkait bagaimana mikroplastik memberikan dampak pada perairan, biota laut, serta memberikan rekomendasi terkait kebijakan di Indonesia dalam sudut pandang regional ASEAN. Beliau menyampaikan,

“Menggunakan metode pemodelan yang juga dilakukan oleh pemerintah Indonesia, hasil riset Science Advances pada tahun 2021 menemukan bahwa saat ini Indonesia menduduki peringkat kelima, dari sebelumnya peringkat kedua, penyumbang sampah ke lautan dunia. Dimana diperkirakan, lebih dari 500.000 ton sampah bocor ke laut setiap tahunnya. Namun, tingkat mikroplastik yang ditemukan baik di air, sedimen, dan biota laut semakin meningkat. Contohnya, pada sampel kerang hijau di Jakarta, telah meningkat dari 70% mengandung mikroplastik sekarang sudah 100%. Selain itu tidak hanya di air, namun juga di udara Jakarta, mikroplastik sudah ditemukan”

Dari sudut pandang kesehatan, plastik ternyata memiliki dampak buruk untuk tubuh manusia. “Menyambung yang sudah disampaikan Pak Reza, maka mikroplastik bisa masuk ke tubuh manusia melalui saluran pencernaan dan pernafasan. Jika mikroplastik sudah masuk ke dalam tubuh, cara menurunkan efek dan risiko seperti menjadi penyebab kanker dan gangguan organ reproduksi, dan atau penyakit lainnya adalah kita dapat meningkatkan barrier tubuh kita agar dapat mengeluarkan mikroplastik yakni: meningkatkan kesehatan pencernaan, meningkatkan fungsi sel-sel imunitas, dan meningkatkan pengeluaran cairan melalui urin dan keringat”, ujar nutrisionis Dr. Rita Ramayulis, DCN, MKes.

Aktivitas manusia, termasuk kegiatan pariwisata berpotensi menghasilkan sampah dan tentu saja bisa berdampak buruk bagi kebersihan dan kelestarian lingkungan dan dirasakan pula oleh para penikmat wisata selam, diving influencer dan travel blogger.

Marischka Prudence mengatakan “Influencer dapat mengajak untuk mengurangi dan menanggulangi sampah melalui konten yang menarik, namun aksi bersih-bersih saja memang tidak cukup. Hal ini harus

dibarengi dengan dukungan pemerintah melalui kebijakan dan implementasi yang tegas.”.

Hal ini juga didukung oleh Febrian, “Melihat pengalaman saya berkeliling Indonesia, memang peraturan terkait sampah belum merata dan belum tersosialisasi dengan baik sehingga kampanye tidak dapat maksimal dilakukan untuk mendorong perubahan perilaku baik wisatawan dan penduduk lokal”.

“Sehingga ketika mengedepankan peraturan merata dan perubahan perilaku yang baik dari seluruh lapisan masyarakat, kita tidak lagi menyelam sambil minum sampah.”, kata Febrian sebagai penutup dari talkshow .

Kembalinya aktivitas pariwisata setelah menurunnya pandemi Covid-19 merupakan hal yang kita rayakan, tapi perlu kita ingat bahwa seiring dengan ini adanya potensi peningkatan sampah plastik yang dapat mencemari lautan kita dan biota di dalamnya. Pelestarian lokasi wisata untuk mencegah dampak buruk sampah ke lingkungan dan kesehatan manusia harus dilakukan setiap penyedia jasa wisata, penikmat wisata bahari, dan seluruh masyarakat Indonesia. Jadi, mari kita mengurangi dan memilah sampah dari rumah dan saat berwisata agar di masa yang akan datang kita tidak akan semakin banyak menelan sampah plastik ke tubuh kita secara tidak sengaja saat menyelam

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ms. Echo Hong CEO JDL Express Indonesia

Rabu, 07 Desember 2022 - 07:46 WIB

JDL Express Indonesia Siap Berikan Layanan Terbaik di Harbolnas 12.12

Momen tanggal kembar selalu ditunggu-tunggu oleh para pecinta belanjam online serta para pelaku bisnis online. Menyambut festival belanja online terbesar di akhir tahun yaitu 12.12, JDL Express…

Ninja Xpress

Rabu, 07 Desember 2022 - 07:31 WIB

Tips Mudah dari Ninja Xpress untuk Bantu Tingkatkan Penjualan

Menjelang akhir tahun, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2022 menjadi saat yang tepat untuk berjualan karena tingginya antusias konsumen untuk berbelanja. Hal ini juga dibuktikan melalui…

Konferensi pers Lamudi.co.id Property Award

Rabu, 07 Desember 2022 - 07:30 WIB

Lamudi.co.id Property Award Bakal Kembali Digelar, Hadirkan 11 Kategori Fenomenal

Ajang penghargaan bergengsi bagi pelaku industri properti di Tanah Air, Lamudi.co.id Property Award (LPA) akan kembali digelar. Lamudi.co.id Property Awards adalah ajang penghargaan tahunan…

Cleo Air Minum (Ist)

Rabu, 07 Desember 2022 - 07:28 WIB

CLEO Dijadwalkan Bangun 3 Pabrik Baru dan Kembangkan Jaringan Distribusi di 2023

PT Sariguna Primatirta Tbk (Tanobel Group) emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan IDX ticker code: CLEO:IJ, akan melanjutkan ekspansi agresif Perseroan pada tahun 2023, dengan…

Agenda Business Matchmaking antara Startup dan BUMN pada event Nex-BE Fest 2022 di Bali, pekan lalu.

Rabu, 07 Desember 2022 - 06:42 WIB

Telkom Melalui MDI Ventures dan TMI hasilkan lebih 150 Potensi Sinergi antar BUMN dan Startup

Rangkaian event tahunan ‘Next Billion Ecosystem Festival’ (Nex-BE Fest) besutan MDI Ventures dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) yang merupakan anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero)…