INDUSTRY.co.id - Proyek pembangunan listrik 35.000 MW yang digagas pemerintah memberikan angin segar bagi pelaku bisnis turunannya dan termasuk produsen transformator. Dan salah satunya ialah PT Sintra Power Elektrik yang siap memasok travo ke PLN maupun swasta. Pihaknya mengklaim dapat memproduksi 12.000 unit travo per tahun.
“Dengan perluasan pabrik kedua yang berlokasi di Newton Techno Park, Lippo Cikarang Bekasi. PT Sintra Power Elektrik memproduksi 12.000 unit/tahun. Selain itu, pihaknya juga memproduksi transformator tegangan tinggi dengan kapasitas 100 Megavolt Ampere (MWA) dengan tegangan 150 Kilovolt Ampere (KV),” kata Purnawan Widjaja Direktur PT Sintra Power Elektrik, kepada Industry.co.id, Kamis (15/12/2016).
Pabrik yang dibangun seluas 2,4 hektar ini menelan investasi sekitar US$ 20 juta. Lanjutnya, pabrik kedua ini dikhususkan memproduksi trafo tengangan tinggi yang memang belum ada di Indonesia.
“Produsen trafo tegangan tinggi di Indonesia masih sangat terbatas. Tapi kini, PT Sintra dengan bangga mampu memproduksinya,” ujarnya
Berbicara soal bisnisnya sendiri masih sangat menjanjikan pasar transformator di Indonesia. Dimana angka pertumbuhan pasar trafo mencapai 75 persen pertahun seiring dengan meningkatnya kebutuhan listrik di dalam negeri, baik itu untuk perorangan maupun industri.
“Untuk PLN sendiri market kami mencapai 25 persen. Dan selebihnya kita akan menyasar pasar swasta seperti bangunan komersil, apartemen, pabrik, pertambangan dan perkebunan,” jelas dia.
Diakuinya , saat ini bahan baku dalam pembuatan transformator masih banyak bergantung pada impor. Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi pelaku usaha bagaimana bisa menciptakan bahan baku dari dalam negeri.
“Kami masih banyak mengimpor bahan baku bukan karena kami tidak bisa atau tidak mau menambahkan bahan lokal. Tapi ini karena bahan yang kami butuhkan untuk membuat trafo tegangan tinggi ini memang masih belum tersedia di Indonesia. Jadi mau tidak mau kami memang harus mengimpornya dari luar, “jelasnya.
Harga dari satu trafo tegangan tinggi adalah US$850 ribu. Harga ini merupakan harga yang ditetapkan oleh PLN. “PLN mempunyai perhitungan dasar sendiri. Jadi ini merupakan harga tetap. Harga trafo akan berubah tergantung aksesoris tambahannya,”pungkasnya.