Siap-siap! Harga Makanan di Restoran dan Mal Bakal Naik Imbas Meroketnya Harga Energi

Oleh : Ridwan | Kamis, 04 Agustus 2022 - 09:45 WIB

Ilustrasi pelayan restoran
Ilustrasi pelayan restoran

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Harga makanan di restoran dan mal berpotensi akan mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan kondisi ketidakpastian ekonomi global yang akhirnya berdampak pada sektor energi dan pangan.

Pasalnya dengan kenaikan harga energi, hal itu dirasakan oleh para pelaku usaha makanan seperti restoran atau cafe yang memerlukan sumber energi yaitu gas.

Ketua Umum DPP Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja menjelaskan, sektor tersebut mengalami dampak yang dalam atas kenaikan harga energi.

"Dampak yang paling terasa itu di restoran dan kafe karena menggunakan gas. Jadi, biaya produksi bisa naik dan akhirnya harga naik," kata Alphonsuz Widjaja, Ketua Umum DPP Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), kepada wartawan usai konferensi pers Indonesia Shopping Festival 2022 di Jakarta (8/3/2022).

Dia mengaku para pengusaha kerap berupaya agar tidak melakukan kenaikan harga. Akan tetapi, apabila dampak krisis energi dan pangan terus berlanjut, ada kemungkinan pelaku usaha terpaksa menaikkan harga produk mereka.

"Saya tidak tahu apakah pelaku usaha bisa bertahan terus dengan tidak menaikkan harga. Tetapi sekarang, saya kira sudah ada kecenderungan kenaikan harga," ucap Alphonsuz.

Alphonzus menjelaskan dengan kenaikan harga energi tentu akan meningkatkan biaya produksi yang berdampak pada kenaikan harga produk.

“Jadi barang-barang produksi naik harga produknya juga akan naik,” jelasnya.

Di sisi lain, inflasi yang terjadi di Indonesia, menurutnya tidak membuat dirinya khawatir akan dampak kepada industri ritel, karena inflasi di Indonesia masih single digit dibandingkan beberapa negara lainnya.

Dia pun optimis bahwa pemerintah juga akan berusaha menjaga inflasi dengan baik dan tidak akan terlalu berdampak terhadap kondisi para usaha keseluruhan.

“Kami optimis bahwa kondisi ini akan tetap terjaga sehingga tidak akan terlalu berdampak,” terangnya.  

Di sisi lain, dampak perekonomian global juga terasa pada tingkat keterisian mitra usaha di pusat perbelanjaan. Sebab, dampak inflasi global yang memengaruhi biaya energi juga turut mengganggu penjualan di sektor ritel.

Sebelumnya, tingkat keterisian mitra usaha telah terkontraksi sekitar 10% hingga 20% akibat serangan pandemi. Namun kemudian jumlahnya mulai membaik seiring dengan kondisi pandemi yang relatif terjaga.

"Jadi, saya kira sampai akhir tahun 2022 ini [occupancy rate] bisa mencapai 80% secara nasional. Sebenarnya kami optimistis, tapi kita lihat ke depan," tuturnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Halus Lembut Band

Jumat, 12 Agustus 2022 - 12:20 WIB

Halus Lembut Band Meriahkan FMR 2022, Sebelum Rilis Single ke 2

Halus Lembut, Band asal Jakarta yang merilis single pertama bertajuk "Kapal Miring" pada tahun 2018 lalu. Kini Halus Lembut kembali setelah lama vakum dengan mempersiapkan single kedua mereka…

Sejumlah Tips Jaga Kulit Wajah Terlihat Sehat dan Awet Muda

Jumat, 12 Agustus 2022 - 12:08 WIB

Sejumlah Tips Jaga Kulit Wajah Terlihat Sehat dan Awet Muda

Memberikan apresiasi terhadap diri sendiri menjadi hal yang penting untuk kita lakukan. Hal ini dikarenakan ketika kita memberikan apresiasi pada diri, kita akan menjadi lebih bersemangat serta…

Ketum IMI Tinjau Mobil Modifikasi Blackstone Live Modz 2022 Milik Atta Halilintar

Jumat, 12 Agustus 2022 - 12:00 WIB

Ketum IMI Tinjau Mobil Modifikasi Blackstone Live Modz 2022 Milik Atta Halilintar

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo meninjau kesiapan Atta Halilintar bersama #TeamAshiap mengikuti Blackstone Live Modz 2022 'Perang Bintang' OLX…

Penanganan Paus Sperma Sepanjang 16,5m Banyuwangi 3

Jumat, 12 Agustus 2022 - 11:36 WIB

Cerita Penanganan Paus Sperma Sepanjang 16,5 Meter yang Terdampar di Banyuwangi, KKP Beberkan Kronologisnya!

Jakarta– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar, salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Pengelolaan…

Kolaborasi WIR Group dan Batik Semar Hadirkan Warisan Budaya Indonesia di Metaverse

Jumat, 12 Agustus 2022 - 10:40 WIB

Kolaborasi WIR Group dan Batik Semar Hadirkan Warisan Budaya Indonesia di Metaverse

PT WIR ASIA Tbk (WIR Group), perusahaan teknologi berbasis Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR) dan Artificial Intelligence (AI) terkemuka di Asia Tenggara yang telah mendapatkan…