INDUSTRY.co.id - Bengkulu-Kementerian Koperasi dan UMKM RI memperkirakan saat ini baru sekitar 3,18 persen pelaku UMKM yang menjadi pengusaha mapan. Meski demikian, UMKM telah berkontribusi 99 persen bagi perekonomian Indonesia. Sayangnya di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu dan mulai tingginya inflasi di tingkat produsen menjadi tantangan serius bagi pelaku UMKM di Indonesia.

Advertisement

Melihat situasi ini, Bidang Keuangan dan Perbankan Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengadakan kegiatan Business Opportunity kepada pengusaha muda. Kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan peluang kolaborasi baru bagi pengusaha muda. Kolaborasi HIPMI dengan BPD HIPMI Bengkulu ini bertajuk “Peluang  Bisnis dan Pembiayaan Produktif untuk Pengusaha Muda Bersama Bidang Keuangan dan Perbankan BPP HIPMI” yang dilaksanakan di Lavenrice Resto, Kota Bengkulu awal pekan kemarin.

Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP HIPMI, Anggawira mengatakan siap menciptakan kegiatan Business Opportunity untuk mengajak pengusaha muda beradaptasi memanfaatkan kemajuan teknologi untuk pertumbuhan bisnis sehingga HIPMI dapat mencetak lebih banyak UMKM mapan. Secara khusus, kegiatan ini menawarkan peluang alternatif modal kerja dan pendanaan pengembangan usaha kepada anggota HIPMI di semua tingkatan

Advertisement

“Di HIPMI, kita belajar bahwa wirausahawan masa kini perlu tumbuh bersama. Kita perlu membangun ekosistem untuk ini dimana pengusaha muda bisa memanfaatkan peluang ekonomi yang ada di Indonesia untuk kemajuan ekonomi  negara. Inilah saya kira tugas dan tantangan HIPMI ke depan di tengah kondisi ekonomi yang sedang berusaha pulih dari pandemi kita harus sama-sama menghadirkan ide dan kreatifitas baru untuk organisasi," ungkap Anggawira pada Rabu (20/07/2022).

Pengusaha sukses yang juga merupakan Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi, Mineral dan Batubara ini menambahkan peran HIPMI sebagai organisasi yang perlu semakin maju dan berinovasi. Ia juga meminta dukungan BPD HIPMI Bengkulu dalam proses pencalonan Ketum BPP HIPMI ke depannya.

Advertisement

"Iya, secara tidak langsung saya juga memohon dukungan dan Do'a, namun kita juga ada mekanisme yang ditempuh ketua umum BPD dan pengurus HIPMI di Bengkulu, tapi ini salah satu ikhtiar saya, untuk berkomunikasi, dan awal pedekatan serta perkenalan dan bawa program kerja," terang Anggrawira

Anggawira juga mengatakan bahwa ia adalah kader yang sudah berproses dari awal melihat ini sebuah kesempatan untuk memperkuat HIPMI, yang sudah bagus berasama lebih dibaguakan baguskan, yang kurang bersama disempurnakan dan ini tidak bisa sendiri tapi harus kolaborasi.

Advertisement

“Ini langkah nyata kita semua saya kira untuk mendukung pengusaha muda. HIPMI menuju 100 tahun harus semakin agresif dalam menghadirkan inovasi. Apalagi dukungan UMKM saat ini sudah ada di banyak tempat baik BUMN, BUMD, maupun institusi pemerintahan. Jadi HIPMI akan jadi tukang jahit perekonomian bangsa ini dengan merajut kolaborasi dan mengawinkan inovasi," tutup Anggawira yang merupakan Calon Kuat Ketua Umum HIPMI 2022-2025 ini.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Undang Sumbaga mengatakan berharap acara ini dapat menjadi dorongan bagi pengusaha muda agar tidak takut untuk mengembangkan usahanya.

“HIPMI Bengkulu saat ini memiliki sekitar 1700 anggota, dan kita di HIPMI sudah rutin memberikan pelatihan kepada UMKM dengan kolaborasi, kegiatan dengan BPP hari ini adalah kerja nyata dan komitmen kita untuk tumbuh bersama 1700 anggota," kata Undang.

Bengkulu merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki UMKM dengan produk unggulan daerah dan memiliki potensi yang sangat luar biasa, mulai dari industri kreatif, kerajinan hingga potensi agro wisata.

Dalam kesempatan yang sama Kepala DPMPTSP Provinsi Bengkulu, Karmawanto menyampaikan dukungannya untuk kegiatan ini. Menurut Karmawanto pengusaha daerah adalah kunci tumbuhnya investasi dan ekonomi di bengkulu

“Kita punya target Investas Rp 9,8 triliun tahun ini, dan kami di DPMPTSP terus berupaya menggenjot investasi ke daerah kita. Acara hari ini sangat penting untuk menggairahkan pengusaha muda dalam meningkatkan kapasitasnya, apalagi Bengkulu sangat kaya dengan kekayaan alam dan potensi usahanya," terang Karmawanto

Business Opportunity yang di gelar di Bengkulu rupanya tidak hanya menarik dukungan dari pemerintah daerah, turut hadir putra kebanggaan bengkulu yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B. Najamudin. Kegiatan ini juga dihadiri pengurus HIPMI Bengkulu lainnya yaitu Jumi Irawan selaku Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu, dan Deden Kurniawan selaku Bendahara Umum BPD HIPMI Bengkulu. Selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh Angela Oetama (CEO Gradana) serta Hadi Nainggolan (CEO Daun Agro).