Ada Penelitian Baru Manfaat Ganja, Komisi III: UU Narkotika Mendesak Direvisi Demi Kepentingan Medis

Oleh : Hariyanto | Rabu, 06 Juli 2022 - 12:59 WIB

Ilustrasi tanaman Ganja
Ilustrasi tanaman Ganja

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Romo H.R. Muhammad Syafi'i menegaskan Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika mendesak segera untuk direvisi mengingat adanya tuntutan perkembangan zaman dari sisi akademik. Salah satunya, mengenai penelitian terbaru tentang kemanfaatan tanaman ganja untuk kepentingan medis.
 
“UU Narkotika masa berlakunya sudah cukup lama. Sementara, perkembangan akademik semakin berkembang," kata Romo di sela-sela Focus Group Discussion (FGD) 'Urgensi Revisi UU Hukum Acara Perdata dan UU Narkotika', Selasa (5/7/2022).

"Salah satunya, ternyata ada penelitian terbaru tentang ganja. Ganja berdasar hasil penelitian akademik Profesor Musri Musman di Universitas Syiah Kuala dan referensi internasional ada 1.269 senyawa kimia dan hanya 1 senyawa berbahaya bernama Tetrahydrocannabinol (THC)," ujarnya.
 
Romo menyatakan, banyak hal yang harus segera direvisi dalam UU Narkotika mengingat pendekatan selama ini yang digunakan hanya pendekatan hukum dimana ganja masuk golongan I narkotika.

Sehingga, lanjut Romo berdampak pada terhalangnya kepentingan untuk kesehatan. Padahal, tutur Romo, dalam hasil penelitian ternyata dalam ganja minus THC banyak sekali persoalan kesehatan seperti stunting yang bisa diatasi dengan minyak biji ganja.
 
Namun demikian, tandas Romo, tetap diperlukan dilakukan penegakan hukum secara tegas jika ditemukan adanya penyalahgunaan ganja untuk rekreasional.

“Tetapi, kalau secara terkontrol digunakan terbatas untuk medis maka saya kira UU Narkotika harus berpihak kepada kepentingan kesehatan. Jadi, saya kira memang sudah mendesak dan menjadi sangat penting untuk segera dilakukan adanya perubahan UU Nomor 35 2009 tentang Narkotika ini,” pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

SoPa akuisisi NusaTrip

Senin, 15 Agustus 2022 - 20:12 WIB

Akuisisi Nusatrip, Society Pass Resmi Masuki Pasar Indonesia

Society Pass Inc. (SoPa), ekosistem e-commerce dan loyalty terkemuka di Asia Tenggara secara resmi mengumumkan akuisisi atas NusaTrip, agensi travel online (OTA) yang bermarkas di Jakarta, dan…

Penandatqnganan MoU Jababeka dan Telkomsel Enterprise

Senin, 15 Agustus 2022 - 19:53 WIB

Jababeka Gandeng Telkomsel Enterprise, Wujudkan Indonesia 4.0 di Correctio Road to Jababeka Silicon Valley

Setelah menggandeng BRIN, BISA AI, dan Indogen sebagai mitra strategis dalam mewujudkan kawasan Jababeka Silicon Valley yang saat ini dikenal dengan Correctio, PT Jababeka Infrastruktur kembali…

Sarihusada

Senin, 15 Agustus 2022 - 19:34 WIB

68 Tahun Berdiri, Sarihusada Konsisten Berikan Nutrisi untuk Keluarga Indonesia

Sarihusada sebagai perusahaan penyedia nutrisi untuk ibu, anak dan keluarga Indonesia merayakan hari jadinya yang ke-68 pada 14 Agustus 2022, dengan menegaskan komitmennya untuk memberikan nutrisi…

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. meraih penghargaan dari organisasi independen internasional atas upaya perseroan dalam penerapan ekonomi hijau untuk memerangi perubahan iklim.

Senin, 15 Agustus 2022 - 19:07 WIB

Keren! BTN Raih Apresiasi dari Carbon Disclosure Project

Jakarta-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. meraih apresiasi dari Carbon Disclosure Project (CDP) atas partisipasi, inisiatif, dan konsistensi perseroan dalam menerapkan berbagai strategi…

SUCOFINDO Dukung Kemenperin Optimalkan Penyerapan Garam Lokal Tahun 2022

Senin, 15 Agustus 2022 - 18:32 WIB

Sucofindo Dukung Kemenperin Optimalkan Penyerapan Garam Lokal Tahun 2022

Jakarta- PT Sucofindo mendukung Kementerian Perindustrian dalam optimalisasi penyerapan garam lokal, yaitu melalui verifikasi neraca komoditas garam.