Wow Ekspor produk perikanan Indonesia ke Negeri Tirai Bambu Capai USD 890, Menteri Trenggono Genjot Ekspor

Oleh : Kormen Barus | Sabtu, 25 Juni 2022 - 12:12 WIB

Ilustrasi usaha pendinginan ikan. (Dasril Roszandi/NurPhoto via Getty Images)
Ilustrasi usaha pendinginan ikan. (Dasril Roszandi/NurPhoto via Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan terus menggenjot nilai ekspor produk perikanan ke Tiongkok untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. Di antaranya dengan melakukan penguatan kerjasama bilateral serta meningkatkan kualitas mutu dan keamanan produk perikanan sehingga memiliki daya saing tinggi di pasar global.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memaparkan, Indonesia dan Tiongkok telah menandatangani nota kesepahaman baru tentang kerjasama maritim. Kedua negara sepakat untuk memperkaya, memperluas dan meningkatkan mekanisme kerja sama maritim yang saling menguntungkan.

"Indonesia dan Tiongkok juga telah menandatangani nota kesepahaman tentang jaminan keamanan dalam impor dan ekspor produk akuatik. Saya yakin dengan terwujudnya platform ini secara bilateral akan mendorong ekspor hasil perikanan yang lancar dengan kerja sama ekonomi yang mengusung keberlanjutan sumber daya ikan," ujar Menteri Trenggono dalam Forum Kemitraan Bisnis Indonesia - Tiongkok yang digelar oleh Kemenko Marves di Jakarta, Rabu (23/6/2022).

Tiongkok termasuk mitra dagang utama sektor kelautan dan perikanan Indonesia di kawasan Asia. Ekspor produk perikanan Indonesia ke Negeri Tirai Bambu dalam kurun waktu 5 tahun terakhir menunjukkan tren positif, yakni meningkat dari USD 477 juta pada 2017 menjadi USD 890 juta pada 2021.

Sedangkan dalam skala global, volume dan nilai ekspor hasil perikanan Indonesia ke pasar internasional meningkat masing-masing 2,5% dan 5,80% per tahun. Pertumbuhan ini sebagian besar disumbang oleh lima komoditas utama yaitu udang (34,83%), tuna (15,14%), cumi (11,27), kepiting (7,97%) dan rumput laut (6,58%).

Menteri Trenggono memastikan, target peningkatan ekspor ini tetap mengutamakan kebutuhan dalam negeri. Di samping itu, pengelolaan sistem perikanan tangkap maupun budidaya mengutamakan keberlanjutan ekosistem sesuai prinsip ekonomi biru.

"Untuk memastikan perikanan yang berkelanjutan, dan mendukung ekspor produk perikanan KKP menerapkan kebijakan penangkapan ikan berbasis kuota penangkapan. Wilayah dan kuota khusus akan dialokasikan untuk komunitas nelayan lokal dan tradisional. Hal ini akan menempatkan masyarakat sebagai salah satu penerima manfaat utama dari ekonomi perikanan dan kelautan," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menko Airlangga Hartarto saat menjajal mobil listrik Wuling Air ev

Selasa, 09 Agustus 2022 - 08:10 WIB

Jajal Mobil Listrik Wuling Air ev, Menko Airlangga: Tidak Ada Suaranya..

Wuling Motors (Wuling) resmi meluncurkan produksi perdana kendaraan listrik, Wuling Air ev di pabrik yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Dengan kapasitas produksi mencapai 10.000 unit per…

Menkop dan UKM Teten Masduki

Selasa, 09 Agustus 2022 - 07:59 WIB

Teten: Digitalisasi Dorong UMKM Lebih Berkualitas

Jakarta – Transformasi digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan keniscayaan. Perkembangan teknologi yang cukup pesat telah mendorong pergeseran aktivitas jual-beli dari…

Dorong Pebisnis Disabilitas Kuasai Ekonomi Digital, Kemenkop dan UKM Gandeng Yayasan Perempuan Tangguh Indonesia

Selasa, 09 Agustus 2022 - 07:39 WIB

Dorong Pebisnis Disabilitas Kuasai Ekonomi Digital, Kemenkop dan UKM Gandeng Yayasan Perempuan Tangguh Indonesia

Nusa Dua Bali-Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) bekerjasama dengan Yayasan Perempuan Tangguh Indonesia (PTI) mendorong para pelaku bisnis dari kalangan disabilitas…

Ilustrasi botol kemasan

Selasa, 09 Agustus 2022 - 07:34 WIB

Tidak Ada Pelepasan Senyawa Antimon di Kemasan Botol Plastik PET

Polycarbonat atau yang dikenal dengan PC, yang mengandung Bisphenol-A , mencuat belakangan ini di media menyusul rencana dikeluarkannya regulasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI yang…

Menteri BUMN Erick Thohir (ist)

Selasa, 09 Agustus 2022 - 06:30 WIB

Menteri Erick Thohir: BUMN Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembukaan Lapangan Kerja

"Sebagai sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia, sudah seyogyanya BUMN jadi motor penggerak ekonomi dan pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat. Terlebih di masa sulit akibat pandemi dan ketidakpastian…