Waduh! Dari 8 Baru 1 Koperasi Bermasalah Gelar RAT, KemenKopUKM Siap Tindak Tegas

Oleh : Ridwan | Jumat, 24 Juni 2022 - 08:15 WIB

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Koperasi Bermasalah, Agus Santoso
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Koperasi Bermasalah, Agus Santoso

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Koperasi Bermasalah terus menghimbau kepada 8 koperasi bermasalah untuk segera menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Hal tersebut harus dilakukan dalam upaya menjalankan keputusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Berdasarkan pasal 26 UU No. 25 tahun 1992 Koperasi wajib melaksanakan RAT paling sedikit sekali dalam 1 tahun dan dilakukan paling lambat 6 bulan (30 Juni) setelah tahun buku lampau.

"Hingga saat ini, baru hanya satu dari 8 koperasi bermasalah yang tekah menggelar RAT," kata Ketua Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah Agus Santoso dalam konferensi pers Update Penanganan Koperasi Bermasalah secara virtual, Jakarta (23/6).

Adapun koperasi bermasalah yang telah menggelar RAT adalah KSP Intidana pada 31 Mei 2022 secara hybird. Namun, dikabarkan bahwa KSP Intidana diputuskan pailit oleh Mahkamah Agung (MA).

Sementara KSP SB akan melaksanakan RAT pada 30 Juni 2022. Sedangkan KSP Indosurya mengajukan reschedule pada bulan Juli, serta yang lain belum mengajukan agenda yang pasti.

Agus mengungkapkan, Satgas telah mengirim surat tertanggal 27 Mei 2022 kepada 8 KSP bermasalah untuk mendorong mereka segera melaksanakan RAT tahun buku 2021, sekaligus mengingatkan Pengurus agar Anggota dapat berpartisipasi aktif pada Rapat Anggota untuk memberi arah jalannya badan usaha Koperasi ke depan, mengevaluasi kinerja Pengurus dan Pengawas, melakukan inventarisasi aset dan kewajiban.

Selain itu, Satgas juga telah menyampaikan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM RI Nomor 19/PER/M.KUKM/XI/2015 tentang Penyelenggaraan Rapat Anggota Koperasi kepada Pengurus KSP bermasalah, sebagai pedoman penyelenggaraan RAT pada tanggal 2 Juni 2022.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan Rapat Anggota dapat dilaksanakan secara daring dan/atau luring yang diatur lebih lanjut dalam Anggaran Dasar (AD)/ Anggaran Rumah Tangga (ART) Koperasi. Sebagaimana diatur pada Pasal 86 angka 4 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Agus kemudian menegaskan, sebagai badan usaha yang menjunjung prinsip Demokrasi Ekonomi, Agenda pembahasan dalam RAT harus meliputi, Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Tahun Buku 2021, Laporan Keuangan Audited Tahun Buku 2021, Perubahan Susunan Kepengurusan, Serah terima asset, serta kewajiban Homologasi/PKPU, Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (Business plan) 2022/2023.

“Satgas bersama Deputi Bidang Perkoperasian KemenKopUKM, akan terus memantau dan mendorong terlaksananya kewajiban RAT dan juga akan melakukan evaluasi terhadap hasil RAT. Satgas dan Deputi Pekoperasian juga membentuk Tim Pendamping untuk mengupayakan terlaksananya proses RAT dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas bagi koperasi bermasalah yang tidak menggelar RAT sampai batas waktu yang ditentukan (30 Juni 2022).

"Kami akan tindak tegas. Akan dimasukkan ke dalam pengawasan khusus," kata Agus.

Agus berpesan kepada seluruh pihak, bahwa penyelesaian 8 koperasi bermasalah ini tidaklah mudah. Sehingga tidak serta merta, tidak bisa hanya dengan terus menuntut segera adanya penyelesaian pembayaran simpanan anggota.

Dalam kasus ini, sambungnya, penanangannya tak lepas dari aturan hukum yang memiliki dampak satu sama lain. Di satu sisi penyelesaian diajukan secara perdata lewat homologasi, satu sisi melalui jalur hukum pidana, selain itu ada juga yang mengajukan proses kepailitan.

Agus meminta agar Pengurus Koperasi wajib berupaya menjaga itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan di Koperasinya dan secara kooperatif menyelenggarakan RAT yang kredibel serta mengakomodasi partisipasi anggota seluas-luasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kota Florence, Italia (Dok: skyticket.com)

Rabu, 06 Juli 2022 - 14:38 WIB

Covid di Italia Ngamuk Lagi! Tembus 100 Ribu Kasus Imbas Sub-Varian Omicron BA.5

Jakarta-Italia melaporkan lebih dari 100 ribu kasus Covid-19 pada Selasa (5/7), tertinggi sejak Februari. Lonjakan angka infeksi ini disebut imbas sub-varian Omicron, BA.5.

Pradesain Ibu Kota Baru

Rabu, 06 Juli 2022 - 14:23 WIB

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Minta Pemda Stop Pemberian Perizinan Dikawasan IKN

Jakarta – Pembangunan fisik akan dimulai bulan agustus 2022 di IKN dan akan terus berlanjut pasca disahkannya UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara.

Pemusik Leon Travis

Rabu, 06 Juli 2022 - 13:51 WIB

Pemusik Leon Travis Meng-Country di Tanah Amerika

Tidak banyak musisi country di Indonesia yang konsisten mengeluarkan karyanya selama 5 tahun terakhir.

Artis Bintang Darmawan

Rabu, 06 Juli 2022 - 13:40 WIB

Bintang Darmawan, dari Di Bully Akhirnya Tunjukan Prestasi Dengan Mengeluarkan Single Bintang Di Hatimu karya Bemby Noor

Industry musik Indonesia tidak pernah kekurangan talent baru yang potensial meramaikan pasar musik yang sempat tiarap akibat wabah Pandemi Covid 19 yang nyaris tembus 3 tahun. Adalah Bintang…

Ilustrasi ACT

Rabu, 06 Juli 2022 - 13:38 WIB

Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Umat ACT, DPR Minta Adanya Sanksi Tegas

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menanggapi tentang Kasus masalah penyelewengan dana donasi yang dilakukan lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT). Menurutnya, oknum yang melakukan…