Pentingnya Memilih dan Menelusuri Asal Usul Bahan Baku Produk Vitamin dan Suplemen Kesehatan

Oleh : Hariyanto | Rabu, 22 Juni 2022 - 10:10 WIB

Suplemen Vitamin dan Mineral (Ist)
Suplemen Vitamin dan Mineral (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pasca Pandemi Covid 19, kesadaran masyarakat tentang pentingnya produk kesehatan semakin meningkat. Disisi lain masyarakat juga dihantui adanya produk suplemen palsu, serta peredaran produk obat tradisional, suplemen kesehatan, dan kosmetika mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) atau bahan dilarang yang berbahaya bagi kesehatan.

Melansir public warning BPOM Oktober 2021 lalu, berdasarkan hasil sampling dan pengujian yang dilakukan selama periode Juli 2020 hingga September 2021, Badan POM menemukan sebanyak 53 item produk obat tradisional, 1 item suplemen kesehatan mengandung BKO serta 18 item produk kosmetika mengandung bahan dilarang/bahan berbahaya.

“Banyak orang tidak mengetahui dari mana produk kesehatan yang mereka konsumsi berasal, namun tetap ingin membuat pilihan yang aman dan cerdas untuk kesehatan mereka dan keluarga mereka. Itu sebabnya konsumen harus lebih kritis dalam memeriksa label suatu produk suplemen kesehatan, mengerti komposisi bahan baku, dosis yang dianjurkan dan klaim kesehatannya.” kata Dharmaparayana, Head of Marketing and Communication Amway Indonesia yang dikutip INDUSTRY.co.id, Rabu (22/6/2022)

Dalam memproduksi suplemen kesehatan, bahan baku seharusnya menjadi perhatian utama dalam proses produksi. Banyak produsen, yang dalam pengelolaan rantai pasokannya, membeli bahan baku mentah dari pemasok. Pelanggan tidak memiliki akses untuk mengetahui bagaimana kualitas, kealamian bahan baku tersebut diproses menjadi produk akhir. Berbeda halnya dengan produk-produk Nutrilite, sebuah brand suplemen kesehatan yang berusia lebih dari 85 tahun.

“Kami percaya bahwa ketika bicara mengenai produk suplemen kesehatan, bahan baku yang berasal dari alam dan diproses secara organic memegang peranan yang penting. Itu menjadi prinsip utama yang mendasari janji Nutrilite, yaitu ‘dari benih menjadi produk suplemen kesehatan’, yang artinya kami bertanggung jawab terhadap seluruh proses, dari mulai pemilihan benih hingga menjadi produk jadi, serta memperhatikan kualitas setiap benih maupun proses produksinya. Di Nutrilite, setiap butir produk suplemen Kesehatan yang dikonsumsi masyarakat dapat dipastikan #AsalnyaJelas,” jelas Febriani Rusli, Group Product Manager Amway Indonesia.

Nutrilite juga percaya bahwa konsumen berhak memiliki akses untuk mengetahui asal usul bahan baku utama produk suplemennya serta bagaimana bahan tersebut diproses. Sebagai produsen produk kesehatan yang sangat mementingkan kualitas, Nutrilite tidak ragu untuk menunjukan proses produksi bahan baku utamanya melalui fitur yang disebut dengan traceability.

Melalui traceability, Nutrilite menawarkan akses langsung kepada setiap konsumen untuk melihat seluruh proses produksi bahan baku utama produk suplemennya secara virtual melalui fitur berbasis website yang telah dikembangkan sejak tahun 2019.

“Di Nutrilite, konsumen dapat memantau proses produksi suplemen kesehatan Nutrilite mulai dari meninjau lokasi perkebunan bahan baku secara real-time, menelusuri kualitas produk mulai dari benih hingga produk tersebut sampai ke tangan konsumen melalui 9 langkah penelusuran Nutrilite. Hal ini bertujuan agar konsumen mengetahui kualitas dari setiap butir produk yang mereka konsumsi dan memastikan #AsalnyaJelas,” lanjut Dharmaparayana.

Sebagai brand yang menyediakan produk suplemen kesehatan berkualitas dunia selama lebih dari 85 tahun, Nutrilite memastikan seluruh rangkaian produknya alami, aman dan efektif dan memenuhi standar kualitas dan keamanan yang diperlukan untuk mendukung masyarakat Indonesia mencapai kesehatan yang optimal.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Penanaman pohon di Kaki Gunung Salak salah satunya oleh Antam

Rabu, 06 Juli 2022 - 17:21 WIB

TGHNS Lepas Elang Brontok Bareng Brimob dan PT Antam

Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TGHNS), Bogor 4 Juli 2022, tepatnya di area Kolat Korps Brimob POLRI, Kawasan TN Gunung Halimun Salak, telah dilakukan kegiatan pelepasliaran tiga ekor Elang…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Kementerian Perindustrian Tahun 2021

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:55 WIB

Luar Biasa! Kemenperin Sukses Raih Opini WTP 14 Kali Berturut, Ini Respon Menperin Agus

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-14 kalinya pada Laporan Keuangan tahun 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Opini…

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian Elvi Rofiqotul Hidayah dan Direktur Lelang (DJKN) Joko Prihanto

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:34 WIB

Pegadaian dan DJKN Tingkatkan Kerjasama Akurasi Data Bea Lelang

PT Pegadaian bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melakukan Penandatangan Perpanjangan Perjanjian Kerjasama Penatausahaan dan Pelaporan Bea Lelang Pegadaian.

Peresmian Pasar Banyumas

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:28 WIB

Bangkitkan Perekonomian Masyarakat Jawa Tengah, Pasar Banyumas Diresmikan

Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti meresmikan Pasar Banyumas di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah yang telah selesai…

Presiden Jokowi Tinjau Proyek Peningkatan Struktur Jalan di Pulau Nias

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:23 WIB

Tinjau Konektivitas Jalan di Pulau Nias, Presiden Jokowi: InsyaAllah Tahun Depan Sudah Rampung Semuanya

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi…