Akibat Pandemi, Restoran Apung Paling Ikonik di Hong Kong Gulung Tikar

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 17 Juni 2022 - 15:30 WIB

Restoran Apung Raksasa di Hong Kong, Jumbo Floating Restaurant (Foto: Ist)
Restoran Apung Raksasa di Hong Kong, Jumbo Floating Restaurant (Foto: Ist)

INDUSTRY.co.id - Sebuah restoran apung raksasa di Hong Kong, Jumbo Floating Restaurant, pernah dikunjungi banyak pesohor dunia. Sebut saja Ratu Elizabeth II, Tom Cruise, Gong Li, dan Chow Yun-fat.

Kini, akibat pandemi Covid-19 menyebabkan restoran apung tersebut terpaksa gulung tikar. 

Melansir dari laman Indianexpress, restoran tersebut kini telah ditutup karena perusahaan induk tersebut tidak dapat menemukan pemilik baru dan kekurangan dana untuk mempertahankannya setelah berbulan-bulan adanya pembatasan Covid-19.

Restoran terapung besar yang dirancang seperti istana kekaisaran Cina di Pelabuhan Aberdeen ini terkenal dengan masakan Kanton, yaitu hidangan berasal dari wilayah Guangdong (Kanton) di selatan Tiongkok dan merupakan salah satu dari Delapan Tradisi masakan Tiongkok dan hidangan lautnya. Perusahaan ini menerima lebih dari 30 juta tamu sejak didirikan pada 1976.

Jumbo Floating Restaurant terpaksa tutup pada tahun 2020 karena pandemi, dan semua staf di rumahkan. 

Perusahaan induk Aberdeen Restaurant Enterprises mengatakan hal ini telah menjadi beban keuangan bagi pemegang saham, karena jutaan dolar Hong Kong dihabiskan untuk inspeksi dan pemeliharaan restoran terapung setiap tahun meskipun restoran tersebut tidak beroperasi.

"Kami tidak memperkirakan bahwa (Jumbo Floating Restaurant) dapat melanjutkan bisnis dalam waktu dekat," kata perusahaan itu. 

Ia mengatakan kesepakatan potensial untuk menjaga restoran tetap buka digagalkan oleh tingginya biaya operasional.

Kapal restoran itu tidak jelas di mana ia akan berlabuh selanjutnya. Perusahaan berencana untuk memindahkannya ke lokasi berbiaya lebih rendah di mana pemeliharaan masih dapat dilakukan.

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam sebelumnya menolak saran untuk menyelamatkan restoran itu, meskipun ada seruan dari anggota parlemen untuk melestarikan landmark ikonik itu.

Lam mengatakan bulan lalu bahwa pemerintah tidak memiliki rencana untuk menginvestasikan uang pembayar pajak ke restoran karena pemerintah "tidak pandai" menjalankan tempat seperti itu, meskipun ada seruan dari anggota parlemen untuk melestarikan restoran tersebut.

Beberapa penduduk Hong Kong mengenang masa kejayaan Kerajaan Jumbo, dan menyatakan kekecewaannya melihat restoran itu pergi. Diketahui, restoran ini memang terkenal dengan makanan perjamuannya yang mewah, dengan hidangan seperti babi panggang, lobster, dan sarang burung rebus ganda, yang menghadirkan kelezatan makanan khas Cina.

Wong Chi-wah, seorang operator perahu di Pelabuhan Aberdeen, mengatakan bahwa pada masa kejayaan Jumbo Floating Restaurant pada 1990-an, kawanan turis Jepang akan mengunjungi restoran tersebut.

"Jalanan penuh dengan kendaraan yang diparkir saat pengunjung tiba dalam kelompok besar," katanya.

Encore Sin, 71, mengatakan Hong Kong kehilangan sesuatu yang unik.

"Jika restoran pergi hari ini, pasti ada rasa kehilangan, tidak hanya untuk orang-orang yang tinggal di sekitar daerah ini tetapi untuk seluruh Hong Kong," kata Sin.

"Selama beberapa dekade terakhir, saya telah ke banyak tempat di seluruh dunia untuk mengambil foto, tetapi di mana lagi di dunia ini ada restoran terapung seperti itu? Kurasa tidak ada yang tersisa," tukas Sin.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pradesain Ibu Kota Baru

Rabu, 06 Juli 2022 - 14:23 WIB

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Minta Pemda Stop Pemberian Perizinan Dikawasan IKN

Jakarta – Pembangunan fisik akan dimulai bulan agustus 2022 di IKN dan akan terus berlanjut pasca disahkannya UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara.

Pemusik Leon Travis

Rabu, 06 Juli 2022 - 13:51 WIB

Pemusik Leon Travis Meng-Country di Tanah Amerika

Tidak banyak musisi country di Indonesia yang konsisten mengeluarkan karyanya selama 5 tahun terakhir.

Artis Bintang Darmawan

Rabu, 06 Juli 2022 - 13:40 WIB

Bintang Darmawan, dari Di Bully Akhirnya Tunjukan Prestasi Dengan Mengeluarkan Single Bintang Di Hatimu karya Bemby Noor

Industry musik Indonesia tidak pernah kekurangan talent baru yang potensial meramaikan pasar musik yang sempat tiarap akibat wabah Pandemi Covid 19 yang nyaris tembus 3 tahun. Adalah Bintang…

Ilustrasi ACT

Rabu, 06 Juli 2022 - 13:38 WIB

Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Umat ACT, DPR Minta Adanya Sanksi Tegas

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menanggapi tentang Kasus masalah penyelewengan dana donasi yang dilakukan lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT). Menurutnya, oknum yang melakukan…

Kolaborasi CIMB Niaga dan KB Bukopin Perluas Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu di Jaringan ATM Bersama

Rabu, 06 Juli 2022 - 13:28 WIB

Kolaborasi CIMB Niaga dan KB Bukopin Perluas Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu di Jaringan ATM Bersama

Tangerang Selatan-PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) bersama PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bukopin) dan PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) hari ini meresmikan Implementasi Layanan Tarik…