INDUSTRY.co.id - Pengumuman baru-baru ini oleh Pusat Transportasi Terpadu (ITC) UEA telah menguraikan jenis skuter apa yang diizinkan di ibu kota, dan skuter dengan kursi sekarang dilarang di Abu Dhabi.
Baru-baru ini Pusat Transportasi Terpadu (ITC) UEA telah meliris larangan mengendarai skuter di ibu kota UEA.
Melansir dari laman timeoutabudhabi, menurut sebuah video di akun Instagram ITC, skuter duduk dilarang di ibu kota. Sepeda dan sepeda elektronik masih diperbolehkan. Namun, skuter biasa yang dikendarai dengan berjalan kaki dan skuter elektronik juga masih diperbolehkan.
Namun jika skuter yang memiliki kursi terpasang tidak lagi diizinkan untuk mengendarainya di Abu Dhabi. Larangan skuter duduk dirancang untuk menjaga pejalan kaki dan pengendara tetap aman di jalan Abu Dhabi.
Selain skuter dengan kursi yang dilarang di Abu Dhabi, ITC juga baru-baru ini mengumumkan aturan di mana dapat mengendarai skuter di jalan-jalan Abu Dhabi. Anda dapat mengendarai skuter di jalur sepeda atau di jalan raya dengan batas kecepatan tidak lebih tinggi dari 20 kilometer per jam.
ITC telah mendesak pengguna skuter dan sepeda untuk mengatur jarak antara mereka dan pengendara sepeda atau pejalan kaki lainnya. Skuter elektronik bisa sangat cepat, jadi penting untuk meninggalkan ruang yang cukup untuk berhenti jika diperlukan untuk menghindari kecelakaan.
Pengendara skuter dan sepeda juga harus mengenakan alat pelindung seperti helm dan pakaian reflektif di malam hari.