INDUSTRY.co.id - Jakarta - Binar Academy, platform edutech yang fokus pada pengembangan talenta digital, baru saja merilis Whitepaper Akselerasi Talenta Digital. Whitepaper ini membahas seputar bagaimana perusahaan seharusnya bersiap untuk menghadapi dan bertahan di era industri digital 5.0.

Binar Academy mengumpulkan data-data yang menjadi pendukung bagaimana seharusnya Indonesia memiliki banyak talenta digital untuk menghadapi dunia bisnis dengan daya saing digital yang ketat.

Pada Whitepaper yang baru dirilis tersebut, Binar Academy mengedepankan 3 (tiga) hal utama. Pertama, Transformasi digital memaksimalkan potensi perusahaan. Makin Digital Perusahaan Revenue Makin Naik.

Mengutip Deloitte (2020), 43% perusahaan dengan maturitas digital tinggi telah mendapatkan kenaikan net profit margin. 41% perusahaan dengan maturitas digital tinggi mengalami kenaikan customer lifetime value signifikan.

Kemudian Reskilling dan upskilling karyawan tingkatkan daya saing perusahaan. Sebagai salah satu penerapan employee engagement di sektor growth opportunity, peningkatan keterampilan ternyata berkorelasi langsung dengan performa kerja dan loyalitas lebih baik di kalangan karyawan.

Ketiga Grit & growth mindset ciptakan karyawan adaptif dan tangguh. Menurut NeuroLeadership Institute (2019), 56% perusahaan global memakai metode grit & growth mindset untuk meningkatkan performa karyawannya. Serta 60% pekerja di perusahaan global butuh kritik dan saran dari atasannya untuk membuatnya lebih termotivasi.

Alamanda Shantika, Founder & CEO Binar Academy menuturkan bahwa Whitepaper ini disusun sebagai upaya memberi gambaran mengenai transformasi digital dan peluang yang ditimbulkannya.

“Transformasi digital kini merupakan poin kunci yang tengah menjadi concern semua pihak. Semua institusi kini tengah berupaya mendorong terjadinya transformasi. Kami ingin mencoba menghadirkan tantangan dan peluang yang dimiliki oleh transformasi digital” kata Alamanda yang dikutip INDUSTRY.co.id, Senin (13/6/2022).

Sementara itu Dita Aisyah, Co-Founder dan Direktur Bisnis Binar Academy menuturkan bahwa pihaknya bersiap untuk mendukung terjadinya perubahan dengan menghadirkan solusi sesuai dengan kebutuhan terkini.

“Whitepaper ini juga sekaligus menjadi pengingat bagi kami untuk menghadirkan produk dan layanan sesuai kebutuhan. Kami ingin membagikan temuan-temuan baru ini kepada khalayak serta segenap rekanan. Sehingga bisa mengingatkan semua pihak akan pentingnya transformasi digital. Binar Academy siap hadir sebagai mitra dalam mengimplementasikan transformasi digital bagi segenap institusi.” ujarnya.

Binar Academy menggarisbawahi bahwa untuk membentuk talenta digital harus memperhatikan nilai kerjasama. Talenta digital dalam level individu bukan perkara keahlian teknis saja, melainkan perlu diimbangi dengan kemampuan mental skills seperti grit & growth mindset agar seimbang otak dan hati. Sehingga pada tataran kelompok, talenta digital mampu berkolaborasi, berinisiatif dan berkontribusi.

Sebelum akhirnya berdampak positif terhadap pertumbuhan finansial maupun non-finansial korporasi. Akhirnya, transformasi SDM talenta digital harus dilihat sebagai investasi jangka panjang. Perubahan menuju Industri 5.0 adalah kepastian. Pilihan cuma dua, menunggu atau segera berubah.