INDUSTRY.co.id - Jakarta - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan capaian positif dari sisi investasi. Pada kuartal I-2022, perusahaan anggotanya berhasil mengelola total dana investasi sebesar Rp545,79 triliun atau meningkat sebesar 6,8%.

Advertisement

Demikian pula dengan hasil investasi yang mengalami pertumbuhan sebesar 347,9% menjadi Rp10,81 triliun. Pertumbuhan kinerja hasil investasi asuransi jiwa sejalan dengan peningkatan IHSG dari 5.985,5 menjadi 7.071,4.

Penempatan dana kelola investasi turut berkontribusi pada pembangunan Indonesia. Sekitar 29,6% dana kelola investasi ditempatkan pada instrumen yang dapat mendukung pembangunan negara seperti obligasi, sukuk, dan Surat Berharga Negara (SBN).

Advertisement

Angka tersebut ditopang dengan meningkatnya penempatan investasi pada SBN sebesar 37,5% dengan nilai total Rp123,03 triliun.

Selain itu, penempatan dana kelola investasi memiliki peranan penting dalam menjaga stabilitas pasar modal. Pada kuartal I-2022, total penempatan dana pada instrumen saham dan reksadana mencapai total Rp306,53 triliun dan berkontribusi sebesar 56,2% dari total investasi.

Advertisement

“AAJI mendorong semua perusahaan dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas manajemen risiko, tata kelola, dan sumber daya manusia yang sejalan dengan Roadmap AAJI 2022," kata Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (10/6/2022).

"Sehingga, AAJI dapat secara konsisten memberikan kontribusi yang masif dalam perekonomian di Indonesia, serta menjaga kestabilan ekonomi dan pembangunan nasional,” pungkas Budi.

Advertisement