INDUSTRY.co.id - Sejak didirikan, Google Street View telah mengumpulkan tidak kurang dari 220 miliar gambar untuk menawarkan perjalanan virtual kepada pengguna internet, yang dapat secara efektif berkeliaran di jalan-jalan seratus negara dan wilayah di seluruh dunia.
Menurut raksasa teknologi Mountain View itu, lebih dari 16 juta kilometer telah dicakup untuk mendigitalkan jalan, lanskap, dan jalur serta jalan setapak lainnya dalam tiga dimensi.
Street View secara efektif merupakan jendela virtual ke dunia, kecuali bahwa, dalam hal ini, tujuan teratas tidak selalu sama dengan tujuan yang paling menarik wisatawan di dunia nyata. Memang, pemenang di dunia maya ini adalah Indonesia.
Melansir dari laman freemalaysiatoday peringkat negara yang paling banyak dikunjungi di Google Street View, negara yang terkenal dengan Pulau Komodo, yaitu Indonesia. Sementara ibu kotanya Jakarta berada di puncak daftar kota Street View yang paling banyak dikunjungi oleh pengguna internet.
Meskipun, sebelum pandemi, Indonesia telah mencapai tahun terbaiknya untuk pariwisata, menyambut 16 juta pengunjung, negara ini sama sekali bukan salah satu tujuan utama dunia. Kementerian pariwisata Indonesia memperkirakan akan melihat antara 1,8 dan 3,6 juta wisatawan tahun ini.
Ini jauh dari 90 juta wisatawan yang memilih Prancis sebagai tujuan perjalanan negara yang menempati posisi kesembilan sederhana dalam peringkat ini, tepat di depan Inggris (ke-10). Sisa dari 10 besar terdiri dari AS (ke-2), Jepang (ke-3), Meksiko (ke-4), Brasil (ke-5), Spanyol (ke-6), Italia (ke-7) dan Taiwan (ke-8).
Di sini, Burj Khalifa di Dubai menempati posisi teratas, diikuti oleh Menara Eiffel Prancis dan Taj Mahal di India.